{"id":9167,"date":"2026-05-04T09:09:31","date_gmt":"2026-05-04T02:09:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/?p=9167"},"modified":"2026-05-08T09:10:54","modified_gmt":"2026-05-08T02:10:54","slug":"cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9168\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual.jpg\" alt=\"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual.jpg 800w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-300x200.jpg 300w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-400x267.jpg 400w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-250x167.jpg 250w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-200x133.jpg 200w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-100x67.jpg 100w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-75x50.jpg 75w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-50x33.jpg 50w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-500x333.jpg 500w, https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-550x366.jpg 550w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Banyak desainer terjebak dalam zona nyaman dengan menggunakan <i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"62\">template<\/i> yang itu-itu saja atau mengikuti tren yang sudah jenuh di pasar. Akibatnya, pesan visual yang ingin disampaikan gagal mencapai target audiens karena dianggap tidak menarik. Memahami cara mengatasi desain yang membosankan adalah keterampilan krusial untuk memastikan komunikasi visual perusahaan Anda tetap relevan dan memiliki <i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"398\">stopping power<\/i>.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Dalam dunia profesional, desain bukan sekadar estetika, melainkan solusi komunikasi. Berikut adalah langkah-langkah strategis untuk menyuntikkan energi baru ke dalam karya visual Anda.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"8\"><strong>1. Mainkan Kontras Tipografi yang Ekstrem<\/strong><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"9\">Tipografi adalah suara dari sebuah desain. Jika semua teks memiliki ukuran dan ketebalan yang mirip, desain akan terasa datar.<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"10\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"10,0,0\"><b data-path-to-node=\"10,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Scale Distortion:<\/b> Jangan ragu untuk membuat judul (<i data-path-to-node=\"10,0,0\" data-index-in-node=\"51\">headline<\/i>) berukuran sangat besar hingga hampir menyentuh tepi kanvas, bersanding dengan teks pendukung yang kecil namun terbaca.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"10,1,0\"><b data-path-to-node=\"10,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Font Pairing:<\/b> Gabungkan dua jenis huruf yang kontras, misalnya <i data-path-to-node=\"10,1,0\" data-index-in-node=\"63\">Serif<\/i> yang klasik dengan <i data-path-to-node=\"10,1,0\" data-index-in-node=\"88\">Sans-Serif<\/i> yang sangat modern atau <i data-path-to-node=\"10,1,0\" data-index-in-node=\"123\">Handwritten<\/i> untuk memberikan kesan manusiawi.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"11\"><strong>2. Eksplorasi Palet Warna yang Berani (Non-Konvensional)<\/strong><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"12\">Warna adalah elemen pertama yang ditangkap oleh otak manusia. Desain yang membosankan sering kali menggunakan kombinasi warna yang terlalu &#8220;aman&#8221; atau pucat.<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"13\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,0,0\"><b data-path-to-node=\"13,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Vibrant Contrast:<\/b> Gunakan warna komplementer yang cerah untuk menciptakan vibrasi visual.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,1,0\"><b data-path-to-node=\"13,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Color Mood:<\/b> Jangan hanya mengikuti warna <i data-path-to-node=\"13,1,0\" data-index-in-node=\"41\">brand<\/i>, sesuaikan juga dengan emosi yang ingin dibangun. Di tahun 2026, penggunaan warna neon yang dipadukan dengan tekstur <i data-path-to-node=\"13,1,0\" data-index-in-node=\"164\">grainy<\/i> sedang menjadi standar baru dalam estetika digital.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"14\"><strong>3. Pecahkan Hierarki Visual dengan Layout Dinamis<\/strong><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"15\">Grid yang rapi memang bagus untuk keterbacaan, namun jika terlalu kaku, ia akan terasa seperti laporan tahunan yang menjemukan.<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"16\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"16,0,0\"><b data-path-to-node=\"16,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Asimetris:<\/b> Cobalah menempatkan elemen secara tidak seimbang namun tetap harmonis. Ini menciptakan rasa gerakan dalam desain statis.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"16,1,0\"><b data-path-to-node=\"16,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Breaking the Grid:<\/b> Biarkan beberapa elemen gambar atau teks keluar dari batas garis bantu untuk menciptakan kedalaman (<i data-path-to-node=\"16,1,0\" data-index-in-node=\"119\">depth<\/i>).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"17\"><strong>4. Manfaatkan &#8220;White Space&#8221; sebagai Elemen Strategis<\/strong><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"18\">Banyak desainer pemula merasa harus mengisi setiap sudut kanvas dengan informasi. Padahal, ruang kosong adalah napas bagi sebuah desain.<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"19\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"19,0,0\"><b data-path-to-node=\"19,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Fokus Audiens:<\/b> Ruang kosong yang luas justru akan mengarahkan mata audiens langsung ke objek utama.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"19,1,0\"><b data-path-to-node=\"19,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Kesan Premium:<\/b> Semakin bersih sebuah desain, semakin tinggi kesan eksklusif dan profesional yang dipancarkan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"20\"><strong>5. Suntikkan Unsur Kejutan (The Element of Surprise)<\/strong><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"21\">Salah satu cara mengatasi desain yang membosankan yang paling ampuh adalah dengan memberikan sesuatu yang tidak terduga.<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"22\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"22,0,0\"><b data-path-to-node=\"22,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Ilusi Visual:<\/b> Gunakan teknik <i data-path-to-node=\"22,0,0\" data-index-in-node=\"29\">double exposure<\/i>, distorsi objek, atau perspektif yang tidak lazim.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"22,1,0\"><b data-path-to-node=\"22,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Interaktivitas:<\/b> Dalam media digital, tambahkan mikro-animasi atau elemen yang merespon gerakan kursor untuk meningkatkan keterlibatan pengguna.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"24\"><strong>FAQ: Pertanyaan Terkait Kreativitas Desain<\/strong><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"25\"><b data-path-to-node=\"25\" data-index-in-node=\"0\">Apakah desain yang ramai selalu lebih menarik daripada desain minimalis?<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"25\">Belum tentu. Desain yang ramai tanpa hierarki yang jelas justru akan membuat audiens bingung. Desain minimalis bisa sangat menarik jika memiliki kontras tipografi dan pemilihan warna yang tajam.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"26\"><b data-path-to-node=\"26\" data-index-in-node=\"0\">Bagaimana jika klien meminta desain yang sangat konservatif?<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"26\">Tugas seorang desainer VCD adalah memberikan solusi. Anda bisa memberikan dua opsi: satu yang sesuai permintaan awal klien, dan satu lagi yang merupakan versi hasil inovasi Anda. Sering kali, klien hanya butuh visualisasi untuk menyadari bahwa opsi yang lebih berani jauh lebih efektif.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"27\"><b data-path-to-node=\"27\" data-index-in-node=\"0\">Apa peran AI dalam membantu mengatasi desain yang membosankan?<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"27\">Di tahun 2026, AI bertindak sebagai rekan kurasi. Gunakan AI untuk mengeksplorasi ribuan variasi <i data-path-to-node=\"27\" data-index-in-node=\"160\">layout<\/i> dalam waktu singkat, lalu gunakan insting manusiawi Anda untuk memilih mana yang paling memiliki resonansi emosional.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"29\"><strong>Tabel Perbandingan Desain Membosankan vs Desain Dinamis:<\/strong><\/h2>\n<table data-path-to-node=\"30\">\n<thead>\n<tr>\n<td><strong>Elemen<\/strong><\/td>\n<td><strong>Desain Membosankan<\/strong><\/td>\n<td><strong>Desain Dinamis (Inovatif)<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"30,1,0,0\"><b data-path-to-node=\"30,1,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Tipografi<\/b><\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,1,1,0\">Satu ukuran, satu jenis font.<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,1,2,0\">Kontras ukuran &amp; gaya yang tajam.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"30,2,0,0\"><b data-path-to-node=\"30,2,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Warna<\/b><\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,2,1,0\">Monoton atau warna pastel redup.<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,2,2,0\">Palet berani &amp; kontras tinggi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"30,3,0,0\"><b data-path-to-node=\"30,3,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Layout<\/b><\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,3,1,0\">Simetris dan kaku mengikuti grid.<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,3,2,0\">Asimetris &amp; eksperimental.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span data-path-to-node=\"30,4,0,0\"><b data-path-to-node=\"30,4,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Gambar<\/b><\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,4,1,0\">Stok foto yang generik.<\/span><\/td>\n<td><span data-path-to-node=\"30,4,2,0\">Ilustrasi kustom atau foto dengan sudut unik.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p data-path-to-node=\"31\">Menerapkan cara mengatasi desain yang membosankan membutuhkan keberanian untuk melanggar aturan lama tanpa melupakan fungsi utama komunikasi. Dengan memadukan tipografi yang kuat, warna yang berkarakter, dan penggunaan ruang yang cerdas, Anda tidak hanya menghasilkan gambar, tetapi menciptakan pesan yang hidup dan membekas di benak audiens.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"31\">baca juga: <a href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-membuat-desain-logo-menarik-dan-ikonik\/\">Cara Membuat Desain Logo Menarik dan Ikonik<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak desainer terjebak dalam zona nyaman dengan menggunakan template yang itu-itu saja atau mengikuti tren yang sudah jenuh di pasar. Akibatnya, pesan visual yang ingin disampaikan gagal mencapai target audiens karena dianggap tidak menarik. Memahami cara mengatasi desain yang membosankan adalah keterampilan krusial untuk memastikan komunikasi visual perusahaan Anda tetap relevan dan memiliki stopping power&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9170,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-9167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latest-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"cara mengatasi desain yang membosankan membutuhkan keberanian untuk melanggar aturan lama tanpa melupakan fungsi utama komunikasi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"cara mengatasi desain yang membosankan membutuhkan keberanian untuk melanggar aturan lama tanpa melupakan fungsi utama komunikasi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-04T02:09:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-08T02:10:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ardtech\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ardtech\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ardtech\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb\"},\"headline\":\"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual\",\"datePublished\":\"2026-05-04T02:09:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-08T02:10:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/\"},\"wordCount\":639,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2026\\\/05\\\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg\",\"articleSection\":[\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/\",\"name\":\"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2026\\\/05\\\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-04T02:09:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-08T02:10:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb\"},\"description\":\"cara mengatasi desain yang membosankan membutuhkan keberanian untuk melanggar aturan lama tanpa melupakan fungsi utama komunikasi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2026\\\/05\\\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/vcd\\\/2026\\\/05\\\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg\",\"width\":300,\"height\":300,\"caption\":\"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/\",\"name\":\"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya\",\"description\":\"Universitas Ciputra\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb\",\"name\":\"ardtech\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ardtech\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/vcd\\\/author\\\/ardtech\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual","description":"cara mengatasi desain yang membosankan membutuhkan keberanian untuk melanggar aturan lama tanpa melupakan fungsi utama komunikasi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual","og_description":"cara mengatasi desain yang membosankan membutuhkan keberanian untuk melanggar aturan lama tanpa melupakan fungsi utama komunikasi","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/","og_site_name":"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya","article_published_time":"2026-05-04T02:09:31+00:00","article_modified_time":"2026-05-08T02:10:54+00:00","og_image":[{"width":300,"height":300,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ardtech","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"ardtech","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/"},"author":{"name":"ardtech","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#\/schema\/person\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb"},"headline":"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual","datePublished":"2026-05-04T02:09:31+00:00","dateModified":"2026-05-08T02:10:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/"},"wordCount":639,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg","articleSection":["Latest News"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/","name":"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg","datePublished":"2026-05-04T02:09:31+00:00","dateModified":"2026-05-08T02:10:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#\/schema\/person\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb"},"description":"cara mengatasi desain yang membosankan membutuhkan keberanian untuk melanggar aturan lama tanpa melupakan fungsi utama komunikasi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/vcd\/2026\/05\/Cara-Mengatasi-Desain-yang-Membosankan-agar-Lebih-Menjual-69fd44ee7ecdc.jpg","width":300,"height":300,"caption":"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/cara-mengatasi-desain-yang-membosankan-agar-lebih-menjual\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengatasi Desain yang Membosankan agar Lebih Menjual"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/","name":"Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Ciputra Surabaya","description":"Universitas Ciputra","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/#\/schema\/person\/8e727eddc9dfb963b79fcecd599493eb","name":"ardtech","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","caption":"ardtech"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/author\/ardtech\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9167"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9174,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9167\/revisions\/9174"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/vcd\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}