
Kuantan, Malaysia – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya. Tim yang terdiri dari Hendrik Hanok Lenggu, Tiara Salsabila, dan Dharma Sultan, berhasil meraih First Place pada IIUM History of Physiology Competition 2025 serta memperoleh Gold Medal dalam kategori Student Choice Award. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh International Islamic University Malaysia (IIUM) pada 20 Februari 2025 di Kota Kuantan, Provinsi Pahang, Malaysia. Kompetisi ini merupakan ajang internasional yang terbuka bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana dari seluruh dunia. Pada tahun ini, peserta berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, dan Indonesia. Perlombaan terdiri dari dua babak, yaitu babak penyisihan dalam bentuk exhibition dan babak final yang diikuti oleh lima tim terbaik.
Mengangkat Tokoh Besar dalam Sejarah Kedokteran
Tim FK Universitas Ciputra Surabaya mengusung topik “Ibn Al-Nafis: The Pulmonary Circulation Discovery”, seorang dokter abad ke-13 yang berani menentang kepercayaan kuno dan berhasil menemukan sirkulasi darah paru-paru. Temuan ini membuktikan kesalahan teori Galenius yang telah dipercaya selama lebih dari 1.000 tahun. Pada babak exhibition, tim ini menghadirkan inovasi yang luar biasa. Mereka membuat 3D model sirkulasi jantung-paru yang didemonstrasikan secara langsung, menjelaskan penemuan Ibn Al-Nafis beserta tokoh-tokoh yang berperan dalam teori sirkulasi pulmonal. Tak hanya itu, mereka juga menciptakan pop-up book yang menggambarkan biografi Ibn Al-Nafis secara menarik. Untuk membuat pengalaman lebih interaktif, tim ini mengadakan kuis singkat dan mengajak pengunjung pameran bernyanyi bersama lagu yang mereka ciptakan sendiri mengenai Ibn Al-Nafis. Kreativitas dan usaha mereka membuahkan hasil dengan diraihnya Gold Medal dalam kategori Student Choice Award, yang didasarkan pada hasil voting dari peserta pameran.
Perjalanan Menuju Juara Pertama
Setelah berhasil lolos ke babak final, tim FK Universitas Ciputra tampil dengan penuh semangat dalam sesi presentasi langsung di Kulliyyah of Medicine, IIUM, Kuantan, Pahang. Dengan durasi lima menit untuk presentasi dan lima menit sesi tanya jawab, mereka menjawab pertanyaan juri dengan percaya diri dan penjelasan yang kuat. Saat pengumuman pemenang, kejutan besar terjadi! Tim Hendrik, Tiara, dan Dharma dinyatakan sebagai juara pertama mengungguli tim-tim lainnya dari berbagai negara. Upaya keras mereka dalam meneliti, mengembangkan materi exhibition, dan menyampaikan presentasi yang inspiratif membuahkan hasil yang luar biasa.
Lebih dari Sekadar Kemenangan
Selain hadiah uang tunai dan sertifikat, pengalaman yang mereka dapatkan jauh lebih berharga. Mereka belajar banyak dari ajang internasional ini, bertemu dengan peserta dari berbagai negara, serta menikmati keindahan Kota Kuantan yang memikat. “Ini adalah pengalaman yang tidak akan kami lupakan! Dari persiapan yang penuh tantangan hingga momen luar biasa saat diumumkan sebagai pemenang. Kami bangga bisa mengharumkan nama Universitas Ciputra dan Indonesia di kancah internasional,” ujar Hendrik dengan penuh semangat. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, kreativitas, dan keberanian untuk berpikir di luar kebiasaan akan membawa hasil yang luar biasa. Semoga prestasi ini menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berani bersaing di tingkat internasional!
School of Medicine, Universitas Ciputra Surabaya
Salam Entrepreneur!






