
PENGERTIAN
Chikungunya adalah infeksi virus yang menimbulkan demam secara tiba-tiba dan nyeri sendi yang parah. Virus bernama alphavirus menyebar ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi, nyamuk yang sama seperti penyebab demam berdarah, yakni Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
FAKTOR RESIKO
Chikungunya dapat menyerang siapa saja. Namun, risiko terserang penyakit ini lebih tinggi pada :
- Bayi baru lahir
- Orang usia 65 tahun ke atas
- Orang dengan kondisi medis lain, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.
TANDA DAN GEJALA
Penting untuk mengenali tanda-tanda awal infeksi virus Chikungunya agar penderita segera mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi kronis. Beberapa tanda dan gejala Chikungunya yang umum muncul pada tahap awal adalah:
- Demam tinggi mendadak (biasanya > 39 C)
- Nyeri sendi yang hebat (artralgia), terutama pada pergelangan tangan dan kaki
- Pembengkakan pada persendian
- Ruam makulopapular (bintik merah pada kulit)
- Nyeri otot (mialgia)
- Sakit kepala
- Kelelahan yang luar biasa (fatigue)
- Mual dan muntah
- Sakit punggung
Nyeri sendi akibat Chikungunya sering kali bersifat simetris dan dapat menyebabkan penderita kesulitan berjalan atau beraktivitas normal, sehingga sering digambarkan sebagai postur tubuh yang membungkuk karena menahan sakit.
KOMPLIKASI
Radang sendi kronis adalah komplikasi yang paling sering dan paling berat pada demam Chikungunya, ditandai dengan nyeri sendi yang bisa berlangsung lama. Selain gangguan pada sendi, penyakit ini juga dapat menyebabkan masalah pada mata, seperti mata merah, peradangan pada saraf mata, dan peradangan pada bagian dalam mata. Komplikasi pada mata yang paling sering terjadi adalah peradangan di dalam mata dan pada retina, namun biasanya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan sendirinya tanpa menyebabkan kerusakan permanen.
TATALAKSANA
Terapi Simptomatik
- Istirahat yang cukup : pasien dianjurkan bedrest terutama pada fase akut (demam tinggi dan nyeri sendi berat).
- Pemberian cairan : minum air putih yang cukup, bila perlu dapat diberikan cairan oralit atau infus (jika dehidrasi).
- Obat penurun demam & pereda nyeri : Paracetamol adalah pilihan utama untuk menurunkan demam dan mengurangi nyeri. Hindari aspirin dan NSAID (misalnya ibuprofen) sebelum dengue disingkirkan, karena risiko perdarahan.
Penanganan Nyeri Sendi Kronis
- NSAID (jika tidak ada kontraindikasi)
- Kortikosteroid dosis rendah pada kasus tertentu
- Obat anti rematik (pada kasus kronik persisten, dengan pengawasan dokter)
- Fisioterapi
Monitoring & Edukasi
- Pantau tanda bahaya (perdarahan, muntah terus-menerus, lemas berat).
- Edukasi pasien untuk:
- Menghindari gigitan nyamuk (pakai kelambu/repelan)
- Tidak menjadi sumber penularan (terutama minggu pertama sakit)
PENCEGAHAN
Lindungi Badan dari Gigitan
- Oleskan lotion atau semprot obat anti nyamuk yang ada DEET-nya, pakai pagi dan sore saat nyamuk banyak.
- Pakai baju lengan panjang, celana panjang yang warnanya cerah, sama kaus kaki kalau keluar rumah.
- Pasang kelambu di kasur, terutama buat anak anak.
Basmi Tempat Nyamuk Bertelur
- Kuras atau siram air di ember, bak mandi, pot bunga tiap minggu biar telur nyamuk mati.
- Tutup rapat tempat air kayak drum atau gentong supaya nyamuk nggak bisa bertelur di situ.
- Buang atau kubur barang bekas seperti kaleng, botol, ban bekas yang bisa jadi genangan air.
Tips Tambahan di Rumah
- Semprot atau bakar obat nyamuk di dalam rumah.
- Pasang kawat nyamuk di jendela dan pintu.
- Jaga halaman bersih dari sampah dan pastikan saluran air nggak mampet biar nggak banjir kecil.
SUMBER :
- Dapus pengertian & faktor resiko :
World Health Organization (WHO) 2023, Chikungunya fact sheet. WHO. Geneva. Available from : https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/chikungunya - Dapus tanda dan gejala :
Silva, N. M., and Rodrigues, S. G. (2023). Chikungunya Virus Infection: Clinical Manifestations and Pathogenesis. Journal of Clinical Virology Plus, 3(1).
Vairo, F., et al. (2022). Chikungunya: Epidemiology, Pathogenesis, and Clinical Management. The Lancet Infectious Diseases, 22(7). - Dapus komplikasi :
Ojeda Rodriguez JA, Haftel A, Walker III. Chikungunya Fever [Internet]. PubMed. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534224/ - Dapus tatalaksana :
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) 2024. Clinical management of chikungunya. CDC. Atlanta. Available from : https://www.cdc.gov/chikungunya/hc/clinicalevaluation.html - Dapus pencegahan :
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (n.d.) Chikungunya. Direktorat Kesehatan Lingkungan. Tersedia pada: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1401/chikungunya





