Dosen ISB Ciputra Berikan Workshop AI kepada Guru-guru MDC School Surabaya

Surabaya, 7 Januari 2025 – Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan menjadi semakin relevan. Satria Adi Nugraha, S.Kom., M.MT., CCPS, seorang dosen dari Information System for Business (ISB) Universitas Ciputra, baru-baru ini memberikan workshop eksklusif kepada para guru di Yayasan Cahaya Harapan Bangsa (MDC School) dari jenjang TK hingga SMA. Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai tools AI yang dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses belajar-mengajar. Lihat juga video rekap di sini.

Mengoptimalkan AI dalam Dunia Pendidikan

Dalam sesi pelatihan yang berlangsung di MDC School Surabaya, Satria Adi Nugraha membahas berbagai aspek penting dari penggunaan AI dalam pendidikan. Mulai dari teknik prompting yang efektif, generasi media berbasis teks, hingga penggunaan alat bantu berbasis AI untuk akademik. Para peserta diperkenalkan dengan beberapa tools AI inovatif seperti:

  • ChatGPT : Untuk membuat rencana ajar dan ide pembelajaran
  • Perplexity AI: Untuk mencari informasi dengan lebih cerdas.
  • Consensus AI: Untuk membantu penelitian berbasis AI.
  • AI Detector & Plagiarism Checker: Untuk memastikan keaslian karya tulis siswa.
  • Text to Image, Voice, & Video Generation: Untuk membantu guru dalam menciptakan materi pembelajaran yang lebih menarik menggunakan Leonardo AI dan RunwayML.
  • Canva Magic Media & Dream Lab: Untuk memperkaya presentasi dan desain pembelajaran.

Berikut salah satu hasil prompting Satria dan guru-guru MDC pada sesi tersebut:

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dengan AI

Dalam era transformasi digital, guru diharapkan mampu beradaptasi dengan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Dengan memahami teknik prompting yang baik serta pemanfaatan berbagai tools AI, guru dapat lebih mudah menyusun materi pembelajaran yang inovatif, meningkatkan keterlibatan siswa, serta menghemat waktu dalam proses administrasi akademik.

Satria Adi Nugraha juga menekankan bahwa AI bukanlah pengganti guru, melainkan alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas pengajaran. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat menjadi mitra dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif dan personal bagi setiap siswa.

Antusiasme Guru dan Dampak Positif

Workshop ini disambut dengan antusias oleh para guru yang hadir. Banyak dari mereka yang sebelumnya belum familiar dengan penggunaan AI dalam pendidikan merasa terbantu dengan adanya panduan dan contoh aplikasi nyata dari berbagai tools yang diperkenalkan. Beberapa peserta bahkan langsung mencoba menerapkan AI dalam pembuatan materi ajar mereka.

“Pelatihan ini benar-benar membuka wawasan kami tentang bagaimana AI dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Kami sangat terbantu dengan berbagai tools yang diperkenalkan, terutama dalam membuat materi ajar yang lebih menarik dan efisien.” ujar salah satu guru peserta workshop.

Langkah Selanjutnya

Dengan keberhasilan workshop ini, diharapkan semakin banyak pendidik yang tertarik untuk mengadopsi AI dalam kegiatan mengajar mereka. Universitas Ciputra berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan kompetensi digital para pendidik di Indonesia serta menghasilkan mahasiswa yang mahir menggunakan AI dalam kode etik yang sesuai.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana AI dapat membantu dalam dunia pendidikan jangan lupa untuk stalk website ISB UC. Daftar juga sebagai bagian dari ISB UC di sini 

Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa dunia pendidikan ke level berikutnya dengan kecerdasan buatan!

Artikel lain