Dalam beberapa tahun terakhir, dunia mengalami perubahan yang sangat pesat berkat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Kini, era digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Hampir seluruh aspek kehidupan—mulai dari cara kita berinteraksi, bekerja, belajar, hingga bersosialisasi—telah dipengaruhi oleh digitalisasi.
Perkembangan internet, gadget, dan platform digital telah merevolusi cara manusia mengakses informasi dan berpartisipasi dalam kehidupan global. Di era yang serba digital ini, kecepatan dan kemudahan akses informasi menjadi kunci utama. Informasi dapat diakses dalam hitungan detik, dan komunikasi lintas benua terjadi tanpa hambatan ruang dan waktu. Perubahan ini juga memberikan dampak besar pada berbagai sektor, seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pemerintahan, yang kini terdorong untuk menjadi lebih efisien, terbuka, dan inovatif.
Namun, penting untuk memahami bahwa perubahan ini terjadi melalui beberapa tahap, yaitu: digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital. Apa perbedaan di antara ketiganya?
Apa Itu Digitisasi?
Digitisasi adalah proses mengubah data atau informasi dari bentuk analog (fisik/manual) menjadi bentuk digital. Tujuan utamanya adalah menyimpan dan mengakses data dengan lebih mudah dan efisien menggunakan perangkat digital.
Contoh digitisasi:
- Memindai dokumen kertas menjadi file PDF
- Mengubah foto cetak menjadi file JPEG
- Menyimpan arsip fisik ke dalam hard drive atau cloud storage
Digitisasi adalah langkah awal menuju proses digital yang lebih kompleks, karena hanya fokus pada konversi format data tanpa mengubah sistem atau proses kerja.
Apa Itu Digitalisasi?
Digitalisasi adalah proses integrasi teknologi digital ke dalam proses atau sistem yang sudah ada. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kualitas layanan dalam berbagai sektor, baik bisnis, pendidikan, pemerintahan, maupun kehidupan sehari-hari.
Contoh digitalisasi:
- Mengganti absensi manual dengan sistem absensi online
- Menggunakan aplikasi manajemen keuangan untuk mengelola anggaran perusahaan
- Mengalihkan pelayanan publik ke sistem daring (online)
Digitalisasi tidak hanya soal mengubah bentuk data, tetapi juga menyangkut cara kerja dan interaksi sistem, dengan teknologi sebagai pendorong utama.
Apa Itu Transformasi Digital?
Transformasi digital adalah proses perubahan menyeluruh dan strategis dalam cara organisasi menjalankan operasi, memberikan layanan, dan menciptakan nilai. Proses ini melibatkan pemanfaatan teknologi digital secara mendalam, serta perubahan budaya kerja, pola pikir, dan struktur organisasi.
Contoh transformasi digital:
- Perusahaan retail beralih ke e-commerce dan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis perilaku konsumen
- Institusi pendidikan bertransformasi menjadi hybrid learning dengan LMS dan AI
- Pemerintah membangun layanan publik terintegrasi berbasis digital
Transformasi digital bukan hanya mengadopsi teknologi, tetapi mengubah fondasi bisnis dan operasional agar mampu beradaptasi di era digital yang terus berkembang.
Baca lebih lanjut: https://www.ciputra.ac.id/isb/etika-dalam-menanggapi-perubahan-digital-di-era-modern/





