10 Desain Album Karya Mahasiswa UC Surabaya Tampil di Konser Isyana Sarasvati
17 November 2024
Surabaya – 10 desain album karya mahasiswa program studi Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra (UC) Surabaya dipamerkan dalam konser Isyana Sarasvati: A Decade Live in Concert-Lost In Harmony.
10 album yang terpilih itu dipamerkan di area venue konser akbar yang menandai satu dekade perjalanan karier Isyana Sarasvati di dunia musik.
Karya-karya tersebut merupakan hasil tugas mata kuliah Graphic on Product dan Commercial Illustration yang sebelumnya telah ditampilkan di mini concert Isyana dalam acara Monospace di Surabaya beberapa waktu lalu.
Pada konser kali ini, desain album unik tersebut kembali dihadirkan. Kelima lagu yang menjadi inspirasi karya para mahasiswa adalah Kau Adalah, Lexicon, Tetap Dalam Jiwa, Rabu Semesta, dan Unlock The Key.
Dosen pengampu mata kuliah Graphic on Product, Alexandra Ruth mengatakan, kolaborasi ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadikan Isyana sebagai klien nyata.
Dalam proyek ini, mahasiswa diminta menciptakan desain album berdasarkan lima lagu Isyana dengan konsep visual yang berbeda-beda.
“Dari mata kuliah ini, tercipta 58 desain album musik. Namun, hanya 10 karya terbaik yang terpilih untuk ditampilkan di Monospace dan dilihat langsung oleh Isyana. Responnya sangat positif, sehingga karya tersebut dibawa ke konser puncaknya,” jelas Alexandra, Minggu (17/11/2024).
Sementara dosen pengampu mata kuliah Commercial Illustration, Evan Raditya Pratomo menambahkan, selain desain album, mahasiswa juga berpartisipasi dalam pembuatan ilustrasi panggung. Sebanyak mahasiswa terpilih untuk masing-masing lagu setelah melalui kurasi dari 24 karya.
“Kriteria penilaian mencakup kesesuaian konsep ilustrasi dengan cerita dari lagu yang diangkat. Pengalaman bekerja dengan klien nyata seperti ini meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berkarya,” tambahnya.
Kepala Program Studi VCD UC, Christian Anggrianto memastikan, mahasiswanya siap terjun ke industri dengan skill, pola pikir, network (jaringan) dan portfolionya selama berinteraksi dengan industri di bangku perkuliahan.
“Gap antara dunia industri dan pendidikan selalu menjadi momok bagi kami pendidik, Harapan kami dengan skenario real project client semacam ini desainer muda VCD UC akan siap terjun ke Industri,” pungkasnya.
Isyana Sarasvati sendiri memberikan apresiasi besar terhadap karya mahasiswa UC dan bahkan menyediakan 18 tiket gratis bagi para mahasiswa yang berpartisipasi.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara dunia pendidikan dan industri kreatif, sekaligus menjadi wadah eksplorasi bakat mahasiswa dalam menciptakan karya yang berkontribusi pada pengalaman visual konser yang megah.

