10 Langkah Detoksifikasi dari Ketagihan Gula. Epoch Times.26 Juli-01 Agustus 2015.Hal.4

Carolyn Maul

Pernahkah anda berpikir akan merasa jauh lebih baik, dan mungkin kehilangan sedikit berat badan, jika bisa berhenti mengonsumsi banyak gula? Apakah anda merasa frustasi karena terus berpikir dan mendambakan makanan ringan bergula? Apakah anda telah sampai pada titik di mana keinginan untuk merasa lebih baik adalah lebih berat dari kondisi semula?

Dari pengalaman saya, ketika orang sekali memutuskan untuk menghilangkan gula dari asupan mereka, biasanya mereka akan merasa panic terlebih dulu. Jika anda memiliki alasan yang kuat untuk melangkah keluar dari zona nyaman anda, maka segalanya akan lebih mudah! Pertimbangkan untuk melakukan detoksifikasi gula, jika mengalami salah satu masalah berikut ini:

  • Menderita pra-diabetes atau diabetes tipe 2
  • Memiliki lemak perut yang ingin dihilangkan
  • Kelebihan berat badan dan rendah energy
  • Selalu mendambakan makanan bergula berkarbohidrat
  • Mengalami kesulitan menurunkan berat badan pada diet konvensional
  • Makan saat tidak merasa lapar
  • Mendapatkan gejala penarikan jika mengurangi atau berhenti mengonsumsi gula atau tepung.

Jika salah satu poin di atas menjadi masalah anda, maka beberapa langkah berikut adalah paduan komprehensif untuk mendetoksifikasi selama 10 hari penuh.

  1. Buat keputusan untuk mendetoksifikasi

Ada banyak gejala lain yang mungkin anda alami, diantaranya termasuk kembung, gas refluks, iritasi usus, sakit sendi atau otot, kabut otak, memori atau masalah suasana hati (mood), sinus atau gejala alergi, dan banyak lagi. Anda mengetahui secara intuitif bahwa kondisi ini tidak normal dan entah bagaimana terkait dengan konsumsi gula, sehingga dengan melakukan detoksifikasi gula, anda telah membuat keputusan untuk merasa sehat dan bahagia.

  1. Mengurangi asupan gula

Seperti yang kita ketahui, gula sangat adiktif dan merangsang pusat-pusat saraf untuk kesenangan di otak, seperti halnya kokain dan obat-obatan lainya. Inilah alasannya mengapa perlu detoksifikasi gula. Hentikan mengonsumsi segala bentuk gula, produk tepung dan pemanis buatan, yang menyebabkan peningkatan nafsu, memperlambat metabolism dan menyebabkan penyimpanan lemak. Idealnya, selama 10 hari, hindari mengonsumsi makanan dalam kemasan atau kaleng, dan setiap makanan yang memiliki label. Gantukan dengan makanan segar atau yang dimasak langsung.

  1. Detoks minuman anda

Kita sering kali lupa bahwa jus, minuman olahraga, dan teh manis sama buruknya dengan makanan yang sarat gula atau tepung. Bahkan ketika minum soda manis dan jus, seluruh glukosa masuk sangat cepat ke dalam aliran darah, meningkatkan gula darah, sehingga menyebabkan tubuh melepaskan insulin, dan akhirnya mulai siklus yang mengarah ke lemak perut dan kadar trigliserida yang tinggi! Data statistic: 20 ons soda mengandung 15 sendok the gula; Gatorade mengandung 14 sendok the gula dalam satu botol.

  1. Daya Protein

Mengonsumsi protein yang sesuai kebutuhan setiap kali makan, terutama saat makan, terutama saat sarapan, dapat secara ajaib menyeimbangkan gula darah dan insulin serta menghilangkan rasa ketagihan. Sarapan pagi dengan pancake, wafel, sereal, dan buah, bukan bagian dari persamaan ini. Anda lebih baik menggantikannya dengan telur dadar atau orak-arik dengan sayuran, atau bahkan dengan minuman shake protein berkualitas tinggi. Anda harus memasukkan menu kacang-kacangan, biji-bijian, telur, ikan, ayam, atau daging ternak yang diberi makan rumput untuk mendapatkan protein setiap kali makan.

  1. Konsumsi karbohidrat hijau

Tahukah anda bahwa sayuran adalah karbohidrat? Anda bisa makan sebanyak yang diinginkan. Yap, karbohidrat hijau tak terbatas sayuran non tepung seperti kale atau dandelion, jenis apa pun dalam keluarga brokoli (kembang kol, kale, kol), asparagus, kacang kapri, jamur, bawang, zucchini, tmat, adas, terong, artichoke, dan paprika. Untuk lebih hemat bisa diganti dengan ubi jalar atau bit.

  1. Lemak adalah kawan

Saya telah mengatakannya sekitar satu juta kali, tapi di sini saya mengulanginya lagi. Lemak tidak membuat anda gemuk, kalori ekstra dan terlalu banyak gula yang menyebabkannya. Lemak membuat anda merasa kenyang, membantu menyeimbangkan gula darah, dan memang diperlukan untuk produksi hormone yang sehat. Bersama dengan protein, saya juga menyarankan untuk mengonsumsi lemak baik pada setiap kali makan atua makanan ringan. Sumber lemak baik termasuk diantaranya kacang-kacangan, biji-bijian (yang juga mengandung protein), minyak zaitun extra virgin, minyak kelapa, alpukat, dan lemak omega 3 dari ikan.

  1. Bersiaplah untuk hal darurat

Agar mencapai keberhasilan, anda harus berpikir ke depan dan menghindari makanan berisiko ketika gula darah menurun dan ketika berada di tempat public yang banyak menjual makanan seperti bandara, kantor, atau pertokoan, resto cepat saji, dan mesin penjual snack. Anda perlu untuk membekali diri dengan makanan ringan yang sehat, carilah makan seperti:

  • Biji almond, walnut, dan kuaci
  • Daging ikan atau ayam
  • Buah degar atau sayuran.
  1. Kurangi stress

Terdapat hubungan langsung antara stress dan hormone kortisol. Ketika anda stress, kadar kortisol akan naik. Ini yang membuat lapar, dan mengawali pola penyimpanan lemak perut, dan menyebabkan diabetes tipe 2. Kuncinya di sini adalah, menyadari ketika anda merasa stress dan belajar untuk beristirahat.

Bernapas. Bernapas dalam-dalam. Studi menunjukkan bahwa mengambil napas dalam-dalam akan mengaktifkan saraf khusus, yang disebut saraf vagus, yang dapat mengalihkan metabolism dari penyimpanan lemak menjadi pembakaran lemak dan dengan cepat mengeluarkan anda dari kondisi stress. Jadi, yang harus anda lakukan adalah mengambil napas dalam-dalam.

  1. Jangan menambah bahan bakar

Alergi makanan dan stress dapat menyebabkan peradangan yang pada gilirannya akan memicu ketidakseimbangan gula darah, resistensi insulin, pradiabetes, dan diabetes tipe 2. Sumber yang paling umum dari makanan inflamasi adalag gula, tepuk, lemak trans, gluten, dan susu. Kita sering mendambakan makanan yang sebenarnya alergi terhadap tubuh. Ini mungkin waktu yang tepat bagi anda untuk menghilangkan gluten dan susu selama 10 hari. Menjauhkan diri dari mereka tidaklah mudah, tapi hanya setelah 2 atau 3 hari tanpa mereka, anda telah memperbaharui energy, menghilankan ketagihan dan akan menemui banyak gejala umum penyakit anda hilang.

  1. Tidurlah

Pernahkah mengalami sulit menurunkan berat badan, terjebak dalam kondisi tersebut meskipun sudah melakukan semua hal yang benar, dan kemudian tiba-tiba anda mengambil cuti beberapa hari dan tidur lebih banyak lalu menemukan berat badan anda turun 2 kilogram dalam semalam? Tidur dibutuhkan oleh tubuh untuk menyembuhkan, mengatur ulang hormon-hormon, dan mengurangi stress serta peradangan. Mari kita jujur, sebagian besar dari kita tidak pernah cukup tidur. Jika tidur kurang dari delapan jam seperti yang direkomendasikan para ahli kesehatan, anda akan mengalami kenaikan hormone lapar, penurunan hormone penekan nafsu makan, dan keinginan besar untuk mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan. Namun bila tidur menurun standar, maka benar-benar bisa melenyapkan rasa ketagihan dan berat badan anda turun.

Sumber: EPOCH TIMES, 26 Juli 2015