132 Usaha Baru Mahasiswa UC. Jawa Pos.18 April 2015.Hal.28

SURABAYA – Tidak hanya materi, semua mahasiswa Universitas Ciputra (UC) juga diminta membuat proyek bisnis, baik secara individu maupun berkelompok. Bisnis tersebut terus dipantau sesuai dengan mata kuliah yang diikuti saat ini.

Terutama pada semester enam, ada mata kuliah international business management (IBM) practice. Sesuai dengan namanya, mahasiswa atau tim diwajibkan turun langsung ke lapangan untuk mencari investor atau sponsor. Proses tersebut dinamakan collecting dan collaborating.

Misalnya, yang dilakukan 132 tim bisnis mahasiswa IBM UC kemarin (17/4). Mahasiswa tersebut mempresentasikan bisnis mereka di depan dosen dan investor. Salah seorang dosen Jurusan IBM UC Helena Sidharta mengatakan, tidak hanya presentasi di hadapan investor dan buyer, para mahasiswa juga diberi kesempatan menggelar binis di sebuah stan.”Supaya ada visualisasinya, kiranya seperti ini bisnis yang mereka kerjakan,” paparnya.

Menurut Helena, menilai sebuah bisnis tidak semata-mata berdasar pada omzet. Yang utama adalah proses keberlanjutan dan bisnis tersebut. Bila sudah menemukan polanya, dosen baru melihat omzet. “Tapi, Omzet hanya kami nilai 20 persen dari total keseluruhan penilaian,” ucapnya.

Misalnya, bisnis makanan berbeque yang digawangi Immanuella Lavienia, Melinda Kamto, dan Sofiany Layantara. Mereka membuat bisnis berkonsep food truck yang sedang digandrungi sejak munculnya film Chef yang dibintangi John Favreau. “Padahal, kami bikinnya sejak dua tahun lalu, saat semesterII, sebelum ada film Chef,” papar Immanuella. (ina/c7/ai)

Sumber : Jawa-Pos.18-April-2015.Hal.28