Klik Berita: https://rri.co.id/surabaya/iptek/330844/550-mahasiswa-se-indonesia-ramaikan-wirausaha-merdeka-universitas-ciputra?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

KBRN, Surabaya : Setidaknya 550 mahasiswa dari seluruh wilayah Indonesia mengikuti program wirausaha merdeka yang berlangsung di kampus Universitas Ciputra Surabaya.

Dr David Sukardi Kodrat, Ketua Program Wirausaha Merdeka Universitas Ciputra Surabaya mengatakan program Wirausaha Merdeka yang diselenggarakan Pendidikan Tinggi Dikti, dari 550 mahasiswa, 76 persennya berasal dari Jawa Timur dan Madura, 10 persen dari Propinsi Bali, 4 persen dari Nusa Tenggara Barat NTB dan Sulawesi, sisanya dari DKI Jakarta dan Kalimantan.

“Program yang diselenggarakan oleh Dikti, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Ciputra Surabaya sebagai salah satu Perguruan Tinggi pelaksana, dari 34 Perguruan Tinggi pelaksana se-Indonesia. Di dalam bidang kewirausahaan ini, kita dipercaya untuk menerima 550 peserta mahasiswa, dari seluruh Indonesia,” jelas Dr. David Sukardi, Selasa (22/8/2023).

“Dan dari data yang ada, yang sudah masuk itu 76% itu peserta berasal dari Jawa Timur dan Madura, 10% dari Bali, kemudian 4% itu ada dua provinsi yakni Provinsi NTB dan provinsi Sulawesi. Kemudian 4 persen sisanya itu ada di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Kalimantan. Nah dari situ kita melatih mereka itu ada tiga tahap,” sambungnya.

550 mahasiswa yang ikut dalam program wirausaha merdeka di kampus Universitas Ciputra Surabaya menyuguhkan hasil ketrampilan dari mahasiswa untuk dijual. Seperti Otak otak bandeng karya mahasiswa dari Ponorogo, handicraft dari limbah kayu dan karya mahasiswa berupa bunga dan produk parfum.(OA)