Empat Calon Desainer Muda Kolabs Bikin Hazard.
Buktikan Dunia Nyata Juga Bisa Menghasilkan Karya Futuristis
Jawa Pos. 27 Januari 2023. Hal.20
SURABAYA–Hazard menjadi karya kolaborasi empat calon desainermuda Bethania Maureen, Sharren Seohartono, Juwita Chelsia, dan Jeniffer Gavrila. Lewat Hazard, mereka tak hanya membuat fashion, tapi juga mengkritisi isu yang tengah terjadi. Yakni, soal kecanggihan teknologi.
“Sebelum bikin karya fashion ini, kami melakukan analisis yang hasilnya menunjukkan bahwa di zaman sekarang teknologi sudah semakin maju. Apa-apa bisa dilakukan lewat gadget, media sosial, sampai game juga,” terang Bethania, perwakilan dari kelompok karya kolaborasi tersebut.
Dari teknologi yang semakin maju, ternyata kekhawatiranjuga datang beriringan. Terutama kekhawatiran akan masa depan. “Soalnya, orang akan cenderung lebih fokus ke dunia maya. Kehidupan di dunia nyata malah terabaikan,” ucapnya
Dari situ, mereka berusaha membuat konsep futuristis dalam bentukyang nyata. Agar orang- orangyang biasa melihat hal-hal abstrak atau yang terlalu futuristis di media sosial bisa melihat langsung di dunia nyata. Salah satunya lewat karya fashion. “Itulah kenapa nama Hazard kami ambil, karena kata ini punya arti peringatan,” imbuhnya.
Mereka juga ingin mengingatkan kepada orang-orang bahwa desain yang mereka buat tidak kalah bagus dengan hal- hal yang ada di dunia maya.
Detail-detail dalam karya Hazard itu mengikuti tren 2023-2024. Salah satunya dari pemilihan wama. Yakni, permainanwama vibrant yang berani. Total ada empat look yang dibuat dengan desain unik. Di area lengan, misalnya, beberapa look diberi desain seperti bantal-bantal. “Mungkin terlihat aneh dan unik. Tapi, itu karena konsep kami futuristic dan game, jelas Bethania
Selain itu, ada detail-detail seperti penambahan manik-manik berbentuk sayap. Detail tersebut merupakan penjelasan bahwa tidak hanya di dunia game saja yang terdapat baju-baju unik bersayap. Di dunia nyata pun hal itu bisa diwujudkan. (ama/c18/tia)

