Sumber:https://jurnalpost.com/read/adventurous-camp-uc-fikom-dan-srk-surabaya-langkah-nyata-peduli-tanggap-bencana/8172/

JurnalPost.com – Surabaya, November 2023 – Memahami bahwa Indonesia berada di wilayah rawan bencana, UC Fikom (Fakultas Ilmu Komunikasi) bersama dengan Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK) Surabaya mengambil langkah proaktif dalam membangun kesiapan masyarakat menghadapi potensi bencana alam.

Dalam semangat kepedulian terhadap tanggap bencana, keduanya bersatu untuk menggelar kegiatan unik berjudul “Adventurous Camp.”

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian UC Fikom dan SRK terhadap kemanusiaan, mengingat berbagai kejadian bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, dan gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. “Adventurous Camp” berlangsung pada bulan November 2023 di Bumi Perkemahan Air Terjun Dlundung, melibatkan 30 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa dan masyarakat umum.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangkitkan semangat tanggung jawab sosial terhadap kemanusiaan dan memperkuat solidaritas sesama manusia. Selama dua hari satu malam, peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan pelatihan yang dirancang tidak hanya untuk meningkatkan rasa solidaritas, tetapi juga kecekatan dalam menghadapi situasi darurat.

“Adventurous Camp” tidak sekadar menghadirkan pelatihan keselamatan biasa; melalui serangkaian survival games, proses pelatihan diintegrasikan dalam suasana menyenangkan. Peserta juga diajak untuk merasakan pengalaman camping dan kehangatan malam melalui kegiatan api unggun.

Dengan menyematkan konsep permainan ke dalam kegiatan pelatihan, UC Fikom dan SRK berharap peserta akan membawa bekal berharga untuk menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk aktif bergerak dan terlibat dalam situasi bencana yang mungkin terjadi secara tiba-tiba.

Melalui “Adventurous Camp,” UC Fikom dan SRK Surabaya berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kesiapan dalam menghadapi bencana dan merasakan urgensi solidaritas dalam menjaga nyawa sesama. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk antisipasi, tetapi juga upaya nyata dalam membangun kemanusiaan yang lebih kuat di tengah ketidakpastian bencana alam.