Sumber : Artificial Intelligence Mempersingkat Pencarian Informasi, Anak Muda Wajib Paham – KilasJatim.com
Artificial Intelligence Mempersingkat Pencarian Informasi, Anak Muda Wajib Paham
25 Oktober 2024
KILASJATIM.COM, SURABAYA – Generasi muda perlu paham dan mengerti tentang Artificial Intelligence (AI) ditengah perkembangan teknologi digital yang terus merangsek kehidupan. Dengan mengerti dan memahami AI akan memberikan kemudahan dalam pencarian berbagai informasi sesuai yang dibutuhkan.
Itu disampaikan Michael Eko mahasiswa Universitas Ciputra (UC) yang tercatat sebagai karyawan Perusahaan ScaleAI – America sebagai RLHF Engineer, dan Jumat (25/10/2024) menjadi salah satu wisudawan dalam Wisuda ke XV Universitas Ciputra.
“Dengan mengerti dan memahami AI, akan mempersingkat, mempercepat dan memoermudah sejumlah pekerjaan kita. Terutama saat kita mencari berbagai informasi. Ini penting dipahami, bahwa dimasa depan masyarakat khususnya anak-anak muda itu harus memahami AI. Kita seperti punya asisten yang mampu membantu kebutuhan utamanya berkaitan dengan data dan informasi,” terang Michael.
Belajar koding misalnya, lanjut Michael, dengan mengerti AI akan sangat-sangat membantu. “Kita akan banyak dibantu. Belajar koding misalnya, maka kita akan diberikan banyak pilihan, terkait dengan cara-cara mempelajarinya. Jadi, memang serasa memikiki asisten. Dan ini penting bagi generasi muda di era kemajuan teknologi yang terus berkembang,” tambah Michael.
Tapi, apakah kemajuan dan perkembangan AI tersebut akankah menggantikan kepandaian dan kemampuan manusia? “Sampai saat ini, saya masih berkeyakinan bahwa keterampilan dan kepandaian manusia masih belum tergantikan,” tegas Michael usai mengikuti prosesi wisuda.
Michale Eko mengawali perjalanan karirnya dengan mengikuti berbagai kompetisi internasional. Gelar juara berhasil diraih Michael diantaranya pada Kompetisi Hacketon International di Bali September 2023 dan LAB.LAB.AI. Dari kompetisi itu, Michael mendapat banyak tawaran untuk bergabung pada perusahaan international dan bekerja secara remote dengan gaji dolar.
Tawaran bergabung di Oktober 2023 pada NUAH yaitu perusahaan non profit sebagai AI Engineer yang meproduksi software full AI. Dan pada Agustus 2024, Michael bergabung di Perusahaan ScaleAI, America sebagai RLHF Engineer, hingga hari ini. “Berkarir di perusahaan Asing semakin membuka wawasan saya berlajar pola pikir yang kritis juga menambah koneksi yang lebih luar lagi,” katanya.
Michael mengaku pembelajaran dari IT UC mempersiapkan dirinya untuk mampu memanfaatkan AI dalam proses belajarnya, bahkan bisa membuat AI untuk berbagai tujuan. Tentang AI, Michael menegaskan, jika mampu memanfaatkan AI dengan benar maka seseorang akan semakin pintar, namun jika ketergantungan memakai AI maka akan menyebabkan penurunan kemampuan.
Sementara itu, mulai Jumat (25/10/2024) sampai Sabtu (26/10/2024) Universitas Ciputra menggelar Wisuda XV, bertempat di Ciputra World Surabaya, yang diikuti 1080 wisudawan dari berbagai fakultas, dan terbagi menjadi 972 wisudawan program Sarjana dan 108 wisudawan Pasca Sarjana.
Ir. Yohannes Somawiharja, M.Sc., Rektor Universitas Ciputra, menyampaikan bahwa wisuda digelar selama 2 hari dan dibagi menjadi 3 sesi. Tema Wisuda adalah Cultivating Entrepreneurial Resilience in The Challenging Digital Age. Yosoma sapaan Rektor UC berharap mahasiswa dan wisudawan UC dengan pola pikir entrepreneurship dan kecakapan dalam memakai alat teknologi dapat menciptakan inovasi bisnis yang bermanfaat.
“Jaman ini adalah jaman dimana antara ancaman dan kemajuan hadir sama-sama hebatnya. Menjalankan bisnis tidak mudah karena banyak kompetisi, banyak ide baru yang mendisrupsi yang lama. Teknologi berkembang sangat luar biasa, sangat bisa diaplikasikan dan membantu untuk mencari ide penyelesaian masalah. Entrepreneurship education di UC melengkapi mahasiswa dengan mindset & attitude dan kapabilitas untuk memakai alat teknologi untuk bukan hanya bertahan namun juga berkembang,” pungkas Yosoma.(tok)

