Gaya Androgini-Fiminin Berhias Batik

1 Desember 2024

Janet Teowarang Bawa Tenun ATBM Pasuruan Ke Brisbane Fashion Month

Surabaya- Tenun hasil ATBM (alat tenun bukan mesin) sutra fabrikasi dari Pasuruan, Jawa Timur, dibawa desainer Surabaya Janet Teowarang ke kancah internasional pada Oktober lalu. Berkat keberhasilannya meraih Australian Alumni Grant Round 1 pada Agustus 2024, Janet mendapat
kesempatan untuk membawa karyanya di ajang Brisbane Fashion Month, fashion event tahunan terbesar di Queensland, Australia.

Janet membawa delapan busana yang
menerapkan sustainable fashion. Tidak sendiri, dia berkolaborasi dengan Carla van Lunn, pelaku akademik yang juga terjun di industri fashion Brisbane, Queensland. Sustainable fashion yang mereka buat mengombinasikan konsep busana semiformal dan resor.

Janet bercerita kain tenun ATBM sutra fabrikasi yang menjadi bahan utama busana merupakan perpaduan dari serat sutra eri dan serat tencel. “Ini hasil inovasi dari UMKM KaIND yang ada di Pasuruan. Indonesia sendiri punya petani ulat sutra eri yang memadai,” terangnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Tenun tersebut dilengkapi motif batik khas Pasuruan dengan pewarnaan alam. Janet berani membawa tenun ATBM sutra fabrikasi tersebut bukan hanya karena menjadi salah satu ciri khas Indonesia. Bahan tersebut juga cocok untuk dipakai di negara dengan empat musim. Termasuk Australia.

“Tenun ini punya karakteristik kain yang mampu menyesuaikan suhu udara dan pengguna,” jelas pemilik label Allegra Jane itu. Agar sesuai dengan pasar internasional, khususnya Australia, Janet dan Carla membuat desain-desain yang menyesuaikan preferensi fashion para perempuan di negara tersebut.

Beberapa desain yang muncul adalah tailored jacket, detail lipit pada rok, celana panjang yang dibuat lebar, sampai halter jumpsuit. Warnanya didominasi biru indigo, yang disebut Janet populer di kalangan masyarakat Australia. Motif batik khas Pasuruan menghiasi kain. Ada motif bunga sedap malam, bunga krisan, hingga bunga anggrek.

Secara keseluruhan, delapan look dalam koleksi tersebut dibuat dengan menggabungkan ciri khas desain Janet dan Carla. “Kami gabungkan gaya desain androgini dan feminin. Inspirasinya dari karya fotografi Helmut Newton berjudul Le Smoking dan film A Simple Favoryang menampilkan Blake Lively dalam balutan tailored pieces,” pungkas Janet. (ama/c6/len)