Shienny M.S. Dosen UC Angkat Budaya Tionghoa-Indonesia Lewat Novel Fantasi Warisan Dua Dunia
15 April 2025
TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA – Budaya Tionghoa-Indonesia kini hadir dalam balutan kisah fantasi lewat tangan kreatif Dr. Shienny Megawati Sutanto, dosen Visual Communication Design di Universitas Ciputra.
Lewat novel terbarunya berjudul Warisan Dua Dunia, Shienny mengangkat tradisi Lontong Cap Go Meh yang sarat makna dalam bentuk yang unik dan menyenangkan.
Novel ini bukan hanya sekadar cerita petualangan, tetapi juga wujud kecintaan Shienny terhadap budaya peranakan yang telah mengisi hidupnya sejak kecil.
Shienny terinspirasi dari pengalaman pribadinya di lingkungan Klenteng Hok An Kiong, Surabaya tempat yang kemudian menjadi fondasi dunia fiktif dalam novelnya.
“Menulis budaya itu butuh proses, nggak bisa instan. Saya ingin elemen budaya terasa alami, bukan sekadar ditempel begitu saja,” katanya saat ditemui di kampus UC,
Tak hanya bercerita, Shienny juga menghadirkan 18 ilustrasi dalam novel ini, termasuk penggambaran 12 shio yang cukup menantang.
Uniknya, versi e-book dibuat berwarna untuk menambah pengalaman visual pembaca, sementara versi cetaknya tampil dalam nuansa hitam-putih.
Warisan Dua Dunia juga menjadi bagian dari perjalanan akademis Shienny sebagai disertasi program doktoralnya yang dimulai sejak 2022.
Novel ini rampung pada pertengahan 2024 dan dirilis bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh.
Meski sibuk mengajar, Shienny tetap produktif berkarya. dia mengatur sendiri jadwal menulis dan menggambar agar tetap seimbang.
Baginya, menulis novel adalah cara menyenangkan untuk memperkenalkan budaya, terutama pada generasi muda.
“Saya ingin budaya Tionghoa-Indonesia ini bisa dikenal lebih luas, terutama lewat pendekatan yang fun dan relatable,” pungkasnya.

