Sumber:https://jatim.jpnn.com/jatim-terkini/39451/uc-luncurkan-yogyakartas-soundscape-virtual-museum-di-bentara-budaya

UC Luncurkan Yogyakarta’s Soundscape Virtual Museum di Bentara Budaya

26 Agustus 2025

jatim.jpnn.com, SURABAYA – Universitas Ciputra (UC) Surabaya memperkenalkan instalasi inovatif bertajuk Yogyakarta’s Soundscape Virtual Museum dalam pameran Lawatan Nusa Raya: Ritus Raya di Bentara Budaya Yogyakarta pada awal Agustus 2025.

Pameran ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan.

Proyek riset terapan ini dipimpin Prof Christina Eviutami Mediastika dari Program Studi Arsitektur UC, dengan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) periode Juni–Desember 2025.

Kolaborasi ini melibatkan tiga prodi UC—Arsitektur, Visual Communication Design (VCD), dan Informatika—serta menggandeng ITB, UGM, dan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.

Menurut Christina, riset ini lahir dari keprihatinan hilangnya bunyi khas Yogyakarta akibat modernisasi.

“Identitas kota bukan hanya visual, tetapi juga akustik. Bunyi andong, drumband subuh, atau kicau burung adalah bagian dari sejarah emosional masyarakat. Apabila tidak diarsipkan, generasi mendatang bisa kehilangan warisan tak benda ini,” jelasnya.

Instalasi ini menghadirkan mural raksasa karya mahasiswa VCD UC di bawah arahan Putu Wardhani, laboran Arsitektur UC sekaligus seniman.

Mural memvisualkan kontras Yogyakarta tempo dulu dengan bunyi tradisional dan atmosfer alami, berhadapan dengan kondisi masa kini yang padat kendaraan dan wisatawan. Visual tersebut dipadukan dengan teknologi soundscape interaktif hasil riset tim Informatika UC.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti  menyebut proyek ini bisa menjadi prototipe bagi kota pusaka lain.

“Harapannya, museum virtual ini tidak hanya untuk Yogyakarta, tetapi juga untuk kota pusaka lain di Indonesia. Dengan begitu, warisan budaya akustik kita tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya. (mcr12/jpnn)