SCAD Amerika Latih Mahasiswa Ciputra Pecahkan Masalah Sosial dengan Design Thinking
17 Oktober 2025
Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra (UC) Surabaya memperkuat kompetensi mahasiswanya dalam pemecahan masalah berbasis kebutuhan manusia (human-centered problem solving).
Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui workshop “Design Thinking: Creative Approaches to Human-Centered Problem Solving” yang menghadirkan pakar dari Savannah College of Art and Design (SCAD), Amerika Serikat.
Vrishti Savalani, perwakilan dari SCAD, memimpin sesi interaktif di Integrity Hall UC pada Kamis (17/10/2025). Kegiatan ini merupakan langkah UC dalam menanamkan metode Design Thinking, proses kreatif yang digunakan desainer global untuk memecahkan masalah kompleks melalui tahapan empati, definisi masalah, ideasi, prototipe, dan pengujian.
Puluhan mahasiswa dari berbagai program studi di bawah School of Creative Industry (SCI), termasuk Arsitektur (ARS), Fashion Design and Business (FDB), hingga Visual Communication Design (VCD), terlibat langsung dalam proyek kolaboratif lintas bidang. Mereka ditantang untuk merumuskan solusi nyata terhadap isu-isu sosial yang relevan.
Kepala Program Studi VCD UC, Christian Anggrianto menegaskan bahwa design thinking melampaui estetika. “Ini adalah tentang empati, strategi, dan dampak nyata bagi pengguna. Kami ingin mahasiswa berkolaborasi lintas bidang, berani berpikir terbuka, dan melihat peluang global,” ujar Christian.
Pendekatan hands-on ini sejalan dengan DNA kewirausahaan UC, yang bertujuan menghasilkan lulusan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu memberikan solusi berdampak.
Christian menambahkan, kolaborasi dengan SCAD ini penting untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik desain dan tren industri kreatif dunia, sekaligus memperkuat posisi Universitas Ciputra dalam pendidikan berbasis inovasi dan kewirausahaan.
Kegiatan ini diharapkan membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan humanis untuk berkontribusi di industri global. [ipl/ian]

