Dari Tugas Kuliah Jadi Raksasa Digital! Dua Wisudawan UC Sukses Bangun LOGoFiliate, Gerakkan Ribuan Kreator
3 November 2025
PR SURABAYA – Siapa sangka, ide kecil dari tugas kuliah bisa menjelma jadi perusahaan besar yang mengguncang industri kreator digital di Indonesia?
Itulah kisah inspiratif dua wisudawan Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Albert Esli dan Grace Milenia, yang sukses mendirikan perusahaan digital marketing profesional bernama PT Loe Gue Generasi Oeang (LOGoFiliate).
LOGoFiliate bukan sekadar agensi biasa. Mereka adalah TikTok Affiliate Partner (TAP) dan Multi-Channel Network (MCN) resmi yang fokus membangun ekosistem affiliate marketing di Tanah Air.
Lewat strategi konten masif dan dukungan ribuan kreator muda, LOGoFiliate kini menjadi salah satu pionir dalam dunia pemasaran digital berbasis kreator.
Berawal dari Tugas Bisnis, Tembus Kompetisi Asia
Awalnya, ide ini hanya sekadar proyek tugas semester dua di UC. Namun dengan bimbingan dosen dan pendanaan dari Program P2MW, Albert dan Grace mengubah tugas itu jadi bisnis nyata.
Tak tanggung-tanggung, LOGoFiliate sukses meraih Second Winner Business Case Competition 2024 di Solbridge Business School, Wosong University, Korea Selatan, mengalahkan peserta dari 35 negara.
“Peluang itu sebenarnya ada di sekitar kita. Yang penting mau melihat, bekerja keras, dan konsisten,” ujar Albert Esli yang kini telah memimpin tim berisi delapan karyawan muda dan mengelola lebih dari 1.200 kreator aktif dengan output 10.000 konten per bulan.
Gandeng Brand Besar dan Target 10.000 Kreator di 2025
Setelah resmi berbentuk badan hukum, LOGoFiliate langsung menarik perhatian banyak brand ternama, termasuk Paragon Technology Innovation Jawa Timur.
Tahun ini, Albert dan Grace menargetkan untuk memperluas jangkauan kreator hingga 10.000 kreator aktif dan membantu mereka naik level di ekosistem digital.
Uniknya, LOGoFiliate mengusung konsep “massive content creation”, menyesuaikan algoritma TikTok yang mengandalkan volume unggahan besar.
Hasilnya, brand partner bisa menjangkau audiens lebih luas, sementara kreator lokal mendapat peluang penghasilan yang lebih besar.
Dapat Dukungan Dosen dan Rektor, Bukti Nyata Transformasi UC
Dosen pembimbing mereka, Dr. Timotius Febry Christian, S.T., S.E., M.M., M.T., menyebut keberhasilan dua mahasiswanya ini sebagai bukti bahwa “mimpi besar bisa lahir dari ruang kelas, asal disertai visi, kerja keras, dan konsistensi.”
Sementara itu, Rektor UC Surabaya, Prof. Dr. Wirawan E.D. Radianto, M.ScA, CA., Ak., menyatakan bahwa kisah Albert dan Grace selaras dengan semangat UC untuk membentuk “universitas masa depan” berbasis teknologi dan inovasi.
“UC ingin melahirkan generasi muda yang adaptif, kreatif, dan berani mengambil risiko. Kami percaya teknologi dan kewirausahaan harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Skema Tugas Akhir UC, Dari Skripsi ke Karya Nyata
Sebagai kampus entrepreneur, Universitas Ciputra Surabaya terus berinovasi dengan sistem tugas akhir yang fleksibel.
Mahasiswa dapat memilih berbagai skema seperti Research Jurnal, Internship (Get Hire Before Graduate), Karya Monumental, Skripsi, hingga Project Bisnis.
Melalui skema Karya Monumental, mahasiswa berkesempatan mengganti skripsi dengan proyek kreatif, event, atau bisnis riil seperti LOGoFiliate, yang tidak hanya menghasilkan karya, tapi juga dampak sosial dan ekonomi nyata.
UC Wisuda XVI: Cetak Generasi Tech-Enabled Entrepreneurs
Pada Wisuda XVI UC Surabaya, tema yang diusung adalah “Shaping a Future-Focused University for Tech-Enabled Entrepreneurs.”
Tema ini menegaskan komitmen UC untuk mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia digital, mampu memanfaatkan teknologi dan AI, serta punya mentalitas entrepreneur sejati.
Kisah Albert dan Grace membuktikan bahwa masa depan bukan soal ide besar, tapi keberanian untuk mulai, bahkan dari tugas kecil di ruang kelas.
Kini, LOGoFiliate berdiri sebagai bukti nyata bahwa mimpi anak muda Indonesia bisa menembus panggung dunia.***

