Adopsi Pohon Layaknya Anak

GRESIK – Kemarin (21/11) adalah Hari Pohon Seduna. Berberapa pihak pun memperingatinya. Misalnya, tiga mahasiswa Universitas Ciputra bersama dengan Ecological Obervation and Wetlands Conservation – Ecoton (Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah)  yang bereaksi di Desa Wringinanonn, Kecamatan Wringinanom, Gresik Selatan.

Tiga mahasiswa itu adalah Lisa Wijyanti, Kartika Damayanti, dan Theodore AdiPutra. Para mahasiswa semester lima jurusan sistem informasi tersebut pada September lalu telah meluncurkan situs baru di duia maya bertajuk kaliresik,org. Tujuannya, sebagai wadah atau jujukan masyarakat adalam melaporkan  adanya pencemaran yang di temui, khususnya pencemaran sungai.

Kemarin mereka mengajak para mahasiswa dan siswa SD Muhammadiyah 1 Wringinanom yang berjumlah 30 peserta untuk turun langsung dalam gerakan Adopsi Photo. “Kita akan bersama –sama menanam pohon di bantarakan kali Surabaya dan pohon tu diberi nama,’tutur Kartika.

Perempuan berkerudung terus mnyatakan, pohon yang telah diberi nama itu akan di masukkan ke website supaya para adopter bisa memantau perkembangannya. Nama adopsi dipilih untuk memanusiakan pohon agar para adopter menganggap pohon sebagai “anak” mereka sendiri.” Biar lebih sayang dan lebih peduli,” ungkapnya.(ndi/c15/dio)

Sumber : Jawa Pos (Metropolis Gresik) 22 November 2015