Air Terjun Benang Kelambu. Kompas. 7 April 2017. Hal.33

Kekayaan alam Indonesia, kesuburan tanah, aneka satwa serta keanekaragaman budayanya tak lepas dari keberadaan gunung api aktif dimasa lalu. Di pulau Lombok, gunung rinjani telah mendatangkan berkah sendiri bagi masyarakat yang tinggal di kaki gunung, salah satunya kabupaten Lombok tengah.

Gunung rinjani dan kaki gunungnya yang menjadi daya Tarik kuat bagi pecinta trecking dan hiking masuk dalam beberapa wilayah kabupaten di Lombok, salah satunya kabupaten Lombok tengah. Sebelum menikmati danau kaldera di puncak gunung rinjani, banyak spot wisata manarik di beberapa sisi kaki gunung. Salah satu obyek yang paling direkomendasikan adalah wisata air terjun benang kelambu di kabupaten Lombok tengah.

Air terjun benang kelambu adalah salah satu obyek dari 3 air terjun yang berlokasi di geopark rinjani lombak tengah. Gerbang geopark rinjani Lombok tengah ini bisa ditempuh dari kota mataram dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4 sekitar 1 jam dengan jarak kurang lebih 29 km dan pusat kota mataram. Akses menuju gerbang geopark rinjani Lombok tengah ini adalah jalan yang 100% mulus dengan pemandangan yang anda berupa hamparan sawah di kaki gunung.

Air Terjun Benang Kelambu

Lokasi air terjun benang kelambu sekitar 1.2 km dari gerbang fgeopark rinjani Lombok tengah. Wisatawan tidak memungkinkan menggunakan kendaraan pribadi mencapai titik ini. Pengelola lokal menawarkan ojek dengan biaya 35 ribu per orangnya 50 ribu untuk pemandu wisata dan 10 ribu biaya masuk kawasan geopark rinjani ini. Wisatawan yang datang dan ingin menikmati pemandangan alam hutan kaki gunung rinjani, biasanya memilih jalan kaki dengan trek yang cukup naik turun. Jika pas musimnya, puluhan pohon durian di kanan kiri jalan akses bisa menarik hati wisatawan.

Saat mencapai lokasi, penat selama perjalanan tiba-tiba serasa terbayar lunas. Air terjun yang keluar dari tanaman rambat di sepanjang tebing memaparkan pemandangan alam yang tidak biasa. Hijaunya hutan basah kaki gunung rinjaniserasa sempurna dengan bentangan aliran air terjun benang kelambu yang melebar dan hampir merata kanan sampai kiri. Tidak seperti air terjun pada umumnya, air yang meluncur jatuh bak kain selamba ini ternyata adalah mata air tanah yang terbuka karena patahan. Air tersebut tidak terkontaminasi oleh air sungai ataupun lumpur erosi yang biasanya terjadi di hulu. Wisatawan bisa bebas bermain air atau mandi berlama-lama dengan air yang langsung keluar dari mata airnya, bersih dan segar. Untuk anak-anak, pengelola setempat membangun beberapa struktur undakan yang berfungsi sebagai kolam mini dan menahan air. Anak-anak bisa bermain air sepuasnya disini dengan aman dan nyaman. Selama di lokasi, wisatawan biasanya langsung tertarik untuk melakukan swa foto di beberapa spot. Jika posisi tepat cahaya matahari bisa menciptakan efek pelangi berantai karena cukup lebarnya air terjun yang jatuh di lokasi wisata ini.

Sumber: Kompas 7 april 2017 halaman 33