Kedaulatan Rakyat.8 Oktober 2013.Hal.11

Irwan Hidayat saat berbagi ilmu pada mahasiswa sekaligus entrepreneur Universitas Ciputra

YOGYA (KR)- Kuliah sambil praktik memberikan pengetahuan lebih kepada mahasiswa, terutama bagi mereka yang ingin menjadi entrepreneurship. Dengan praktik langsung di dunia bisnis, mahasiswa bisa menemukan kesulitan yang sebenarnya. Sehingga mereka bisa mengembangkan setiap kesempatan dari kesulitan yang muncul sesuai dengan situasi keuangan dan tantangan di lapangan.

Hal itu yang disampaikan Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat pada South East Asian Association for Institutional Research (SEAAIR) bertema ‘Entrepreneurship in Higher Education and Institutional Effectiveness’, di Jogjakarta Plaza Hotel, Senin (7/10). Kegiatan Tahunan yang digelar hingga 9 Oktober ini mengumpulkan para akademisi dari pendidikan tinggi dan praktisi di Asia Tenggara untuk melakukan diseminasi hasil penelitian di berbagai bidang pendidikan.

Tahun ini, Universitas Ciputra ditunjuk sebagai Komite Lokal dan memilih Yogyakarta sebagai lokasi pelaksanaan acara tersebut sekaligus untuk mempromosikan Indonesia khususnya kota budaya Yogyakarta kepada dunia internasional. Peserta SEAAIR International Conference berasal dari 10 negara yang tergabung di dalam Association of South East Asian Nations, yaitu Indonesia, Brunai Darusalam, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Laos.

“Kecerdasan adalah pemberian Tuhan. Sedangkan roh entrepreneurship adalah komitmen. Karenanya, kalau seseorang sudah berkomitmen untuk jadi entrepreneurship, maka hal yang terwujud akan sesuai dengan kerja kerasnya. Untuk itu, semua orang bisa jadi entrepreneurship karena itu adalah sebuah pilihan,” jelasnya.

Dibandingkan Amerika Serikat, entrepreneurship di Indonesia sudah tumbuh dengan baik. “Saya rasa kurikulum di setiap negara hampir mirip. Hanya mungkin lebih pada berbagi pengalaman budaya dari negeri lain. Untuk itu, pertemuan ini akan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi mahasiswa indonesia,” tutur Irwan.

 

Sumber: Kedaulatan-Rakyat.8-Oktober-2013.Hal_.11