SURABAYA – Chew Huci Chin fokus mengikuti arahan mahasiswa dan dosen Universitas Gputra, Bukan mengenai mata kuliah serius, melainkan tentang cara merangkai ketupat. Mahasiswa dari Tunku Abdul Rahman University of Management and Technology (TAR UMT) Malaysia, itu sedang menjalani pertukaran pelajar selama sepekan di UC Surabaya.

“Beberapa makanan memang agak mirip seperti ketupat dan lemang di Malaysia,” ucap Chew. Tak hanya membuat ketupat, 34 mahasiswa dari negeri jiran tersebut juga diajak membuat lepet dan lemet.

Chew menyatakan, dirinya dan kawan-kawannya juga menemukan banyak kemi ripan budaya. “Bahasanya juga paham sedikit-sedikit. Tapi, yang membedakan memang makanan di sini sangat pedas,” ucapnya, kemudian menggelengkan kepala.

Wakil Kepala Networking dan Partnership Universitas Ciputra Jessica R. Yoewono menjelaskan, kunjungan mahasiswa Malaysia tersebut bertujuan menjalani pertukaran budaya. Bukan hanya soal makanan, melainkan juga jenis-jenis budaya yang lain. Misalnya, permainan dan sejarah Surabaya juga diperkenalkan.

“Kegiatan pertukaran ini memang cukup sering kami lakukan. Dengan TAR UMT termasuk yang cukup rutin,” imbuh Jessica. Pada Januari 2023, rombongan mahasiswa berbeda juga bakal berkunjung ke UC Surabaya. Pihaknya juga menghelat program serupa dengan universitas luar negeri lainnya.

Jessica menyatakan, pertukaran informasi dengan mahasiswa Malaysia termasuk mudah. (dya/c12/may)