INOVASI produk menjadi kekuatan untuk memenangi persaingan pasar kuliner lokal, terlebih pasar internasional. Pesan tersebut disampaikan Konsul Jenderal Australia di Surabaya Chris Barnes saat memberi kuliah di Universitas Ciputra (UC) kemarin (21/ I).

Dia berbagi pengalaman serta menjelaskan perkembangan dan kemajuan kuliner di negara asalnya Menurut dia, saat ini pasar Australia cenderung mengakomodasi selera pasar kaum milenial. Inovasi-inovasi kuliner, baik yang bertaraf local maupun internasional, mengarah pada kebutuhan kekinian. Hal itu sebenarnya bisa menjadi referensi bagi mahasiswa Indonesia dalam melakukan inovasi teknologi maupun produk, khususnya di bidang kuliner.

Dia mencontohkan, inovasi makanan milenial yang berkembang dan booming di negaranya adalah donat mi dan sandwich mi. “Ini inovasi bagus dan sangat tinggi peminatnya di sana,” ujar Barnes. Padahal, menurut dia, inovasi tersebut sederhana sekali. Namun, karena pembuatnya mampu membaca selera dan kecenderungan pasar, jadinya inovasi itu berbuah manis. (his/c14/ady)

Sumber: Jawa Pos. 22 Januari 2019