RIVERSIDE : Pada masa kolonial Belanda, bangunan-bangunan di Bibis Tama bagian depannya menghadap sungai, namun saat ini bagian depan diubah ke arah Jalan Veteran.
KESAN historis kawasan Bibis Tama saat ini masih menyisakan cerita dan bangunan yang masih ada: Selain gedung Bank Mandiri dan Gedung Pertamina yang dulunya menghadap ke sungai. Namun ada lagi bangunan yang sampai saat ini masih bertengger megah.
Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika mengatakan, kawasan Bibis Tama sarat akan bangunan cagar budaya peninggalan kolonial Belanda. Seperti yang saat ini bangunan menghadap ke Jalan Veteran dengan nama Gedung Asuransi Wuwungan atau saat ini merupakan gedung Bank BCA. “Bangunan itu berdiri tahun 1920, ini dulu mempunyai karakteristik bangunan yang menonjolkan gaya het nieveu bouwen,” katanya.
Chrisyandi menjelaskan, bangunan itu masih melekat arsitektur Eropanya. Karena bagian bangunan seperti batu bata diplester, kolom kayu, penutupkaca persegi dan lengkung diantrace perisai, genteng, beton tulang masih terlihat. “Karakteristik bangunan sudah jelas menonjolkan arsitektur Eropa, apalagi ada bentuk gravel kombinasi segitiga dan silindris yang ada di bagian bangunan itu,” jelasnya.
Lanjutnya, bangunan itu hingga kinimasih berada di pinggir sungai Kalimas atau tepat di Jalan Bibis Tama. Akan tetapi pintu utama sekarang sudah berubah posisi. “Sekarang pintu utamanya di Jalan Niaga yang sekarang Jalan Veteran. Karena jalan itu (Veteran) kini sudah cukup ramai dan jadi jalan utama, -katanya.-
Chrisyandi juga mengatakan bahwa seluruh bangunan di Jalan BibisTama masuk dalam kategori bangunan cagar budaya. (rmt/nur)
Sumber: Radar Surabaya. 14 Januari 2022. Hal. 6

