Batik Kiddie Nuansa Pastel. Jawa Pos.12 September 2014.Hal.44

SURABAYA – Memilih batik untuk si kecil memang susah-susah gampang. Warna dan cutting batik yang itu-itu saja membuat anak-anak kurang happy untuk mengenakannya. Hal itu menginspirasi Elizabeth Andi, desainer khusus baju anak-anak, untuk menciptakan gaun pesta batik yang eye-catching bagi anak.

“Saya ingin anak-anak tetap tampil kiddie dan cakep saat mengenakan batik,” ucap perempuan 35 tahun tersebut.

Satu gaun tidak dominan batik. Elizabeth mengombinasikan dengan kain lainnya. Misalnya, duchess, tile, dan katun. Semuanya dikombinasikan dalam satu gaun ber cutting ball gown. Untuk memberi efek mengembang, diberikan tumpukan tile di dalam skirt atau petticoat.

Yang jelas, semua bahan gaun harus membuat nyaman sang anak. Kenyamanan merupakan hal utama dalam membuat gaun untuk anak. “Untuk memberi efek nyaman, bahan yang digunakan jangan yang berat,” imbuhnya.

Semua busana batik anak rancangan Elizabeth menggunakan kain batik tulis. Sebab, motif batik printing dan cap tidak senatural batik tulis. “Motif batik tulis itu lebih abstrak. Warnanya juga soft dan pastel, cocok untuk anak-anak,” ucapnya.

Mencari batik tulis dengan warna pastel tidak mudah. Elizabeth harus berkeliling Jogjakarta dan Solo untuk menemukan motif batik yang menurutnya cocok untuk anak-anak. Sebelum mengolah kain menjadi gaun, Elizabeth mencucinya lebih dahulu. Tapi, mencucinya harus secara manual, tidak dengan mesin cuci. Menjemurnya juga tidak langsung di bawah matahari.

 

Sumber: Jawa Pos 12 September 2014