
Meskipun pembaca bukan seorang arsitek, tetapi mungkin saja tertarik dan bisa merencanakan rumah dengan fengshui. Artikel ini memaparkan cara sederhana menggunakan sebuah teknik fengshui yang popular digunakan, yaitu metode Ba Zhai, yang diterjemahkan dengan istilah 8 Gedung.
METODE Ba Zhai tidak sama dengan metode populer lainnya, yaitu metode Fei Xing. Fei xing memperhatikan dan memperhitungkan dimensi waktu.
Metode Ba Zhai memperhatikan tahun lahir seseorang. Berdasarkan tahun lahirnya, bisa diperoleh empat orientasi kompas yang baik dan empat orientasi kompas yang buruk.
Keempat arah kompas yang baik dinamakan berturut-turut Sheng Qi, Tian Yi, Nian Yan, dan Fu Wei. Keempat arah kompas yang buruk dinamakan berturut-turut Huo Hai, Wu Gui, Liu Sha, dan Jue Ming. Mengenai arti dari masing-masing kompas akan dibicarakan pada artikel berikutnya.
Menurut Ba Zhai, arah orientasi kompas yang baik bisa digunakan untuk fungsi-fungsi yang baik di dalam rumah. Yang termasuk di dalamnya adalah pintu masuk utama, kamar tidur utama, ruang kerja/kantor, dan ruang keluarga. Teori Ba Zhai menganjurkan arah orientasi kompas yang buruk bisa ditekan dengan menempatkan KM/WC (yang berarti dibilas), dapur (yang berarti dibakar), dan gudang (yang berarti diperangkap).
Perhitungan utama ditentukan kepala keluarga. Yaitu yang memberi kesejahteraan pada keluarga (tulang punggung keluarga). Dalam masyarakat, kebanyakan yang menjadi tulang punggung ayah atau suami. Akan tetapi, sebenarnya siapa pun yang berperan utama dalam kesejahteraan keluarga dalam perhitungan ini disebut kepala keluarga.
Yang dihitung misalnya ibu yang berperan sebagai pencari nafkah utama karena suami sudah tidak bekerja, mungkin juga posisi istri dalam perusahaan cukup tinggi sehingga ia memiliki income yang utama dalam keluarga, atau situasi lain yang membuat selain ayah/suami menjadi tulang punggung keluarga. Masing-masiing anak akan mendapatkan arah kumpas yang baik sesuai dengan tahun kelahiran.
Sebagai contoh, sepasang suami istri akan membangun rumah pada sebuah kaveling yang sudah telah lama dihadiahkan orang tuanya. Tanah ini menghadap ke utara dan bersandar ke selatan. Ukuran panjang 15 meter dan lebar 12 meter. Suami kelahiran 1981, sedangkan istri kelahiran 1988. Mereka adalah pasangan muda yang belum memiliki anak.
Langkah pertama adalah menentukan angka Kua untuk masing-masing suami insteri ini. Caranya sebagai berikut. Rumus Kua pria adalah 10-x = angka Kua. X adalah dua digit angka tahun kelahiran yang dijumlahkan hingga satu digit. Diperoleh: 10-(8+1), Hasilnya 10-9 = 1.
Rumus Kua wanita adalah 5+x = angka Kua. X adalah dua digit angka tahun kelahiran yang dijumlahkan hingga menjadi satu digit. Diperoleh: 5+(8+8). Hasilnya 5+(16). Dua digit di dalam kurung harus dijumlahkan. Jadi 5+(1+6). Hasilnya 5+7 = 12. Dua digit itu kembali dijumlahkan, 1+2 = 3. Jadi Kua istri 3.
Setelah mendapatkan angka itu, kemudian menentukan arah kompas yang baik seperti dalam tabel. Pada tabel itu, tampak suami dan isteri memiliki arah baik dan buruk yang srumpun, yaitu kelompok Kua Timur.
Jika diterapkanpada denah rumah yang akan dibangun, ditemukan beberapa ruang yang memiliki arah baik dan buruk. Lantai dasar pada arah baik utara digunakan sebagai pintu masuk dan ruang tidur tamu. Sedangkan arah buruk di timur laut ditempatkan kamar mandi/WC. Demikian pula arah buruk barat daya digunakan sebagai dapur dan kamar mandi/WC.
Pada lantai atas ditempatkan ruang tidur utama pada sector terbaik, yaitu tenggara dan selatan. Sector buruk di timur laut dan barat daya untuk kamar mandi/Wc. (*)
Sumber: Surya. 25 Maret 2018.Hal 10
