Usia muda merupaka saat terbaik untuk mencari pengalaman dari memulai sukses, itulah keyakinan Abibayu Gustri Kamajaja alias Abi. Siapa sangka, bisnis clothing line yang dimulai karena passion bisa mengantarnya sukses di bidang kreatif lainnya.
Berbagai profesi pernah dijalani Abi, Lelaki kelahiran Surabaya, 28 Januari 1990, itu sudah menjajal bidang-bidang fashion, modeling, hingga MC, semua berawal dari bisnis clothing line yang dibukanya pada 2010.
Clothing line milik Abi bernama Gae Koen Tok (hanya untuk kamu). Mengangkat ciri khas Surabaya dalam bentuk kaus, Abi sukses menjaring konsumen anak muda. Lini itu awalnya merupakan proyek kuliah Abi di Universitas Ciputra Surabaya.
“berawal dari empat orang, kini hanya saya yang jadi owner sekaligus pengelola,” ungkapnya kerika ditemui di outlet Gae Koen Tok di kawasan Klampis, Sabtu (14/11)
Ingin menambah kemampuan manajerial dalam bidang fashion retail, Abi mencoba menjadi store manager. Pada 2013, dia melamar ke sejumlah fashion strore. “ternyata diterima di Salvatore Ferragamo,” ujarnya menyebut sebuah brand fashion asing.
Selama menjadi store manager, Abi menambah wawasan untuk selanjutnya diterapkan di label miliknya. Gae Koen Tok terus berkembang akhir 2013, Abi membuka cabang di DBI, Arena Surabaya. Disitulah Abi mendapat kesempatan menjajal bidang lain, yakni modeling.
“pas lagi di DBL Arena, ada talent show dari agensi modeling yang nawarin.” Tuturnya mengenang kali pertama dirinya terjun ke dunia yang benar-benar baru.
Abi ragu. Dia tak pernah sekali pun melenggang di catwalk. Namun, dia punya prinsip mencoba hal baru dan terus belajar. Lagi pula, dunia fashion merupakan passion-nya. ‘akhirnya, sata terima tawarannya,” ungkapnya.
Abi mulai belajar dasar-dasar modeling dengan agensinya. Entah karena sudah bakat atau memang belajar, dia lalu menerima banyak tawaran runway. Dia diajak berjalan di catwalk event fashion bergensi di Surabaya, mulai Surabaya Fashion Parade hingga Ciputra World Fahion Week.
Juli lalu, alumnus SMAK St. Louis 1 Surabaya itu iseng ikut pemilihan model Natasha Award 2015. Dia masuk babak final. “Pesaing saya sudah berstatus model profesional. Saya Cuma bisa pede maksimal dan berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya bercerita.
Dalam ajang berskala nasional itu, bungsu empat bersaudara tersebut mendapat gelar 2nd runner-up. Di sisi lain, Abi terus memperkaya diri dengan pengalaman di bidang fashion. Dia diterima menjadi area manager toko online ternama. “saya di kontak sendiri sama bos toko itu di Singapura via linkedln,” jelasnya.
Bekerja mulai Februari sampai September, Abi lalu resign. Dia ingin punya cerita baru lagi dalam hidupnya. Saat ini dia mengembangkan talenta sebagai MC di bawah manajemen baru, yakni 86 management. Sama dengan modeling, Abi juga belajar nge-host secara otodidak.
“Ya paling serius lihat MC kondang kalau lagi bawain acara,” katanya.
Sekali lagi, kemauan belajar dan kecintaan pada pekerjaan mengantar dirinya pada hasil yang manis. Kini jadwal Abi lumayan padat. Tiap minggu ada saja acara yang harus dipandunya. Relasi dan koneksi pun semakin terbangun berkat pengalamannya menekuni berbagai bidang industri kreatif.
Saat ini Abi juga mulai merambah bidang broadcasting, yakni presenter SBO TV. “Saya tidak pernah berhenti mencoba dan belajar hal baru,” tegasnya.
BENTUK POSTUR LEWAT OLAHRAGA
Tak dimungkiri, profesi yang digeluti Abi membutuhkan penampilan menarik. Siapa sangka, sebelumnya Abi tidak seperti sekarang ini. “Badan saya kurus kering pas SMA,” kenangnya.
Dengan tinggi 183 cm dan berat 58 kg saat SMA, Abi memang terlalu kurus. Di Instagram pun, ada beberapa foto di mana dia menertawakan dirinya karena posturnya yang tak seimbang.
Sejak menekuni bidang fashion dan modeling, Abi membuat komitmen. Penampilannya harus oke agar semakin percaya diri ketika bertemu orang atau tampil di depan publik. Merasa makanan kurang bisa membantu menambah berat badan, olahraga menjadi pilihannya. “Motivasi awal memang mau badan jadi bagus tapi sekarang, juga karena mau hidup sehat,” ujarnya.
Berbagai olahraga dilakukannya. Mulai basket, berenang hingga yang sedang hit kalistenik. Kini, karena bentuk tubuhnya atletis, cukup banyak yang mengaguminya. Badan yang dulu memperlihatkan tulang menonjol kini berlotot lengkap dengan perut six-pack.
But sorry ladies, he’s not single anymore. Abi sudah ada yang punya. Hampir tiga tahun ini dia menjalin kasih dengan Mercia Anggara. Mereka punya hobi traveling bareng atau datang ke event industri kreatif. Sama seperti Abi, Mercia pun tertarik dengan dunia desain dan seni.
Hingga kini, Abi tidak hanya menggunakan pengalaman dan wawasanya untuk diri sendiri. Dia kerap membagi ilmu yang dimiliki berserta motivasi dan petunjuk hidup sehat kepada orang lain. Entah itu dalam bentuk seminar atau sekedar posting di akun instagramnya. “Ya beberapa kali memang diundang jadi pembicara di seminar,” katanya.
Sumber : Jawa Pos. 22 November 2015.

