Burger ditambah dengan buah alpukat dan nanas di dalamnya. Belum familiar mungkin ya. Namun burger yang disajikan seperti itu sebenarnya sudah populer di Hawaii. Burger Bolong coba menyajikannya. Biar jadi alternatif.
BURGER dengan isian buah-buahan itu beragam jenisnya. Ada ahoy, mahalo dan poco loco. Yang mahalo, ada daging sapi olahan yang diisi potongan nanas. Ada rasa gurih muncul. Ditambah rasa manis dari buah buahan.
“Buahnya seakan jadi penetralisir kandungan lemak yang ada di dalam daging. Ukurannya pun dibuat pas untuk semua. Tidak terlalu besar atau terlalu kecil,” kata Bagus Alit, pembuat Burger Bolong. Yang poco loco tetap berupa burger yang diisi buah. Nah yang ini ada sensasi kriuk asin dari tortilla di dalamnya.
“Poco loco dalam bahasa Meksiko berarti sedikit gila. Senada dengan menunya kan. Memadukan buah alpukat dengan daging sapi. Buat orang Indonesia ini jelas sedikit ‘gila’. Itulah mengapa pakai nama poco loco,” terangnya.
Burger Bolong dibuat dari roti dan daging yang dibuat sendiri oleh Bagus. Daging yang digunakan seratus persen daging sapi. la mengolahnya jadi beef patty. Cocok disatukan dengan roti burger.
“Dagingnya cukup tebal. Sehingga akan tetap terasa meskipun banyak paduan lain di dalam,” terangnya.
Ide membuat burger itu diambil Bagus dari pengalamannya ketika bekerja di kapal pesiar. Dibantu istrinya -Hetrin Soeprawiro- yang juga pernah berpengalaman bekerja di kapal pesiar. Plus keponakannya, Rifan Basith Anugerah.
Selama bekerja di kapal pesiar, Bagus menyadari kalau banyak potensi masakan asing yang dirasanya bisa diterima oleh orang-orang Indonesia. Mengingat makanan-makanan itu berasal dari negara-negara tropis.
“Paduan buah daging dan segala rempah-rempahnya kan identik banget sama negara tropis. Jadi saya pikir orang Indonesia bisa menerimanya. Salah satunya saya coba dengan burger ini,” ujarnya.
Terus terang, Bagus mengaku berjualan Burger Bolong dengan sambil berupaya untuk mengedukasi orang Indonesia. Agar bisa makan burger dengan isian buah.
Maklum banyak yang belum familiar dengan burger dari Burger Bolong. Rata rata kan masih terpaku dengan burger yang isinya keju, daging, selada dan timun. Seperti burger umumnya itu.
Edukasi itu menuru Bagus sekaligus dengan cara makannya.
“Makan burger itu seperti biasa kebisaan asalnya. Ya harus pakai tangan. Jangan taruh dipiring. Jangan pakai garpu. Jangan pakai pisau, lalu dipotong-potong dulu. Langsung digigit. Itu yang bikin enak,” terangnya. (Heti Palestina Yunani Kevin Razaga)
Sumber: Harian DI’S Way.6 Februari 2021.Hal.47

