Cantik ala Bohemian Victorian.Jawa Pos 21 Mei 2014.Hal.40

SURABAYA – Tatanan rambut kepang pernah booming di era 1970-an. Model rambut klasik tersebut kini menjadi salah satu pilihan yang disukai perempuan metropolis. Bedanya, tatanan rambut kepang saat ini tidak monoton, tetapi lebih terlihat stylish dan modern.

Misalnya, gaya rambut kepang ala retro bohemian dan Victorian yang dikenakan dua model, Merlin Cen dan Indies Nara. Keduanya sama-sam menggunakan tatanan rambut kepang yang dikombinasikan dengan gaya modern.

Merlin dengan rambut ala retro bohemian dan paduan make-up ringan tampak lebih natural dan segar. Meski ada sentuhan etnik untuk gaya rambutnya, itu tidak meninggalkan kesan elegan. Kepangan rambutnya lebih simple dengan variasi kepang diangkat ke atas dan sebagian dibiarkan terurai. Apalagi ditambah dengan gaun kuning yang dikenakan, Merlin terlihat cantik.

“Kepang rambut ala-ala retro bohemian ini sebenarnya beragam. Kali ini saya bikin style beda, rambut kepang aku bikin ada wave,” ungkap Bing fuk, hairstylist B’Fuk Salon & Bridal.

Kepang ala retro bohemian, ujar Bing Fuk, memang lebih simple dan  menonjolkan tatanan yang natural. Gaya rambut seperti itu sangat cocok digunakan ke pesta atau arisan. Variasi kepang bisa mengombinasikan kepang tiga dan lima dalam satu tatanan rambut dan membiarkan sebagian rambut terurai. “Anak anak muda suka banget gaya rambut ini. Mereka gunakan buat jalan- jalan juga bisa,” tambahnya.

Sementara itu, tatanan rambut yang diaplikasikan ke Indies bergaya victorian. Bing Fuk memainkan poni depan dengan kepangan hingga melingkar ke belakang. Cara mengepangnya pun di buat tidak terlalu flat, tetapi lebih mengembang. Perpaduan kepang dan rambut gelombang tersebut diangkat keatas dengan rapu. Dengan demikian, kesannya glamor dan modern. Hasilnya Indies tampil seperti perempuan pada zaman kerajaan Inggris.

Tatanan rambut kepang, baik ala retro bohemian maupun Victorian, menurut Bing Fuk, saat ini banyak dipakai perempuan metropolis, baik untuk ke pesta maupun sehari-hari. Pada 1970-an, kepang rambut masih menganut tradisi klasik yang tanpa variasi atau full kepang. Saat ini, gaya rambut kepang bergeser menjadi lebih dinamis dan modern.

Bahkan, tatanan rambut tersebut tidak terpaku usia. Bing Fuk mengatakan, tatanan rambut kepang  bias diaplikasikan mulai usia anak-anak hingga dewasa. Tidak hanya itu, rambut yang dikepang juga memiliki manfaat. Salah satunya menutupi saat kondisi rambut rusak atau wajah berminyak. Yaitu dengan mengepang poni ala bohemian. “Kepang rambut biasanya untuk menyiasati kalau lagi bad hair day. Jadi, penampilan tetap bisa stylish, cocok banget untuk cuaca Surabaya,” tambahnya.

Hal senada disampaikan hairstylist dari Rever Academy Meliyanti. Rambut kepang ala bohemian banyak diapaki remaja. Tidak hanya tampil cantik, gaya tersebut juga memberi kesan lebih maskulin. “Tetap feminin, tapi sisi tomboinya juga dapat,” ujarnya.

Salah satu model rambut kepang bohemian sangat kasual. Meliyanti mencontohkan salah satu model kepang yang kerap kali digunakan remaja adalah kepang rambut poni yang diambil dari pangkal hingga ujung. Kemudian, sisa rambut dibiarkan bergelombang. “Ini simple. Mudah diterapkan sendiri di rumah,” katanya.

Sumber: Jawa Pos, Rabu, 21 Mei 2014