https://surabaya.tribunnews.com/2020/03/19/cara-mahasiswa-kedokteran-uc-surabaya-bantu-cegah-penyebaran-covid-19-di-lingkungan-kampus

Cara Mahasiswa Kedokteran UC Surabaya Bantu Cegah Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Kampus

SURYA.co.id | SURABAYA – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra (FK UC) Surabaya berupaya membantu pencegahan virus Covid-19 dengan memproduksi Hand sanitizer.

Produksi dilakukan di Laboratorium Microbiologi Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya, Kamis (19/3/2020).

Harga Hand sanitizer kini melonjak tinggi dan jarang ditemui baik supermarket maupun apotek.

Kepala Program Studi Kedokteran, dr. Florence Pribadi M.Si. mengatakan, FK UC sangat mendukung inisiatif mahasiswa dalam melakukan pencegahan.

“Tindakan tersebut sebagai bukti mahasiswa benar-benar memahami visi prodi yaitu bidang kedokteran pencegahan dan mempraktekkan pembelajaran inovator sosial,” kata dr. Florence.

“Dampak positifnya, mahasiswa terasah hardskills dan softskills-nya sebagai seorang dokter yang kompeten dan berperan dalam meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat,” imbuhnya.

Mahasiswa FK UC, Jimmy Taruna Taufiq Fajar menjelaskan proses pembuatan Hand sanitizer tersebut mahasiswa mencapur beberapa bahan seperti Isoprophyl alkohol 90%, Prophylgliserin 10%, dan Vit E 6 tetes.

“Untuk Isoprophyl alkohol 90% jika kita mau membuat 500 ml, kami larutkan cairannya menjadi 400 ml Isoprophyl alkohol 90% dan 100 ml-nya menjadi Prophylgliserin diaduk pada wadah diespeker kemudian ditambah vitamin E 6 tetes setelah jadi tinggal menuangkan ke wadahnya,” kata Jimmy mahasiswa FK UC.

Tak sendiri Jimmy bersama 4 mahasiswa FK UC berinisiatif untuk berkontribusi dengan menyediakan 5 Liter dibagi menjadi 10 botol 500 ml hand sanitizer yang disebar di lingkungan UC.

“Kami kepikiran pertama kali saat melihat pertama kali virus Covid-19 masuk ke Indonesia di depok, kami berdiskusi dan hasilnya ingin membuat hand sanitizer dengan formula tersebut,” ujar Jimmy.

Jimmy mengaku senang karena mempunyai kesempatan mengaplikasikan teori yang ia dapat selama ini.

“Sebelumnya kami tahu tapi belum pernah mencoba, akhirnya kami mencari formula yang ilmiah dan dibuktikan dengan uji microbiologi dengan kultur bakteri,” kata Jimmy.

“Tentunya kami senang, dapat berkontribusi dengan menyediakan hand sanitizer di lingkungan UC,” pungkasnya.

Dari Kiri Jimmy Taruna Taufiq Fajar dan Christ Yulio Mahasiswa Fakultas Kedokteran saat memproduksi hand sanitizer di Laboratorium Microbiologi Universitas Ciputra Surabaya, Kamis (19/3/2020).

Sumber : https://surabaya.tribunnews.com | 19 Maret 2020