
Caroline Wozniacki
Kesabaran Menanti Delapan Tahun
Caroline Wozniacki (27) lega karena tak akan lagi menjawab pertanyaan “kapan akan menjadi juara Grand Slam?” setelah menjuarai turnamen Australia terbuka, petenis Denmark itu menanti pertanyaan selanjutnya, “kapan akan mendapat gelar kedua?”
(Yulia Sapthiani)
Sebelum mengalahkan Simona Halep 7-6 (2), 3-4, 6-4, dalam final tunggal putri di Rod Laver Arena, Melborne Park, sabtu (27/1)Wosniacki masuk dalam daftar petenis yang pernah berada dipuncak peringkat dunia tetapi ak pernah menjuarai Grand Slam. Di arena tenis, gelar juara Grand Slam lebih bermakna dibandingkan menjadi petenis nomor satu di dunia.
Sebelum Wozniacki keluar dari daftar nama itu, dia bergabung dengan mantan petenis Rusia, Dinara Safina, yang menjadi petenis nomor satu di dunia, tetapi tidak pernah juara Grand Slam hingga pensiun tahun 2014. Dala, daftar itu juga masih ada nama Jelna Jankovic (Serbia), Karolina Pliskova (Ceko), DAN Halep (Romania), petenis nomor satu dunia sejak oktober 2017. Namun mulai pekan ini nama Halep di puncak peringkat yang akan digantikan Wozniacki.
Pertanyaan kapan menjuarai Grand Slam, sejak Wozniacki menjalani debut pada Perancis Terbuka 2007, terjawab setelah ia melewati 43 turnamen berlevel paling tinggi tersebut. Grand Slam pada tenis terdiri atas empat turnmenpada setiap tahun yaitu Australia Terbuka (lapangan keras), perancis terbuka (tanah liat), Wimbledon (rumput) dan amerika serikat terbuka ( lapangan keras)
Gelar pad aaustralia Terbuka, januari 2018, berjarak 8 tahun 4 bulan, dari pengalaman pertamanya tampil pada final Grand Slam, yaitu Amerika serikat terbuks pada September 2009. Saat itu dia dilakalhkan Kim Clijsters.
Hanya tiga petenis tunggal putri yang menanti lebih lama dari Wozniacki, yaitu Flavia Penetta (italia) yang juara setelah melewati 49 turnamen, Marion Bartoli (perancis/46 turnamen) dan jana Novotna (ceko/44 turnamen)
“Salah satu hal positif dari gelar ini adalah saya tidak akan lagi mendapat pertanyaan kapan menjuarai Grand Slam. Saat ini, saya menanti ditanya kapan mendapat gelar kedua kalinya,” kata Wozniacki yang sangat emosional setelah mengalahkan Halep di final. Dia menangis dan memeluk erat sambal berkali-kali mencium trofi Daphne Akhurst Memorial, trofi juara tunggal putri Australia terbuka.
Wozniacki menjadi petenis Denmark pertama yang menjuarai Grand Slam pada nomor tunggal. Frederik Nielsen menjuarai ganda putra Wimbledon 2012 berpasangan dengan petenis ingggris, Jonathan Marray. Namun, nomor ganda pada tenis kalah gengsi dibandingkan nomor tunggal.
Hampir pensuin
Wozniacki lahir dalam keluarga olahraga. Ayahnya Piotr Wozniacki adalah mantan peseoak bola profesional di Poland dan Denmark. Ibunya, Anna, pernah menjadi atlet voli nasional Poland. Adapun kakaknya adalah pesepak bola.
Dia mulai bermain tenis pada usia tujuh tahun dilatih sang ayah yang menjadi pelatihnya hingga saat ini. Mata Wozniacki berkaca-kaca saat berterima kasih kepada ayahnya, yang berada di tribune tim, saat acara pemberian trofi.
“Ayah telah mendapingi sejak saya memulai petualangan di tenis saat usia tujuh tahun. Saya senang bisa berbagi momen ini dengannya,” kata Wozniacki dengan suara terbata-bata.
Namun, tenis bukan satu-satunya olahraga yang ia sukai. Dia juga menyukai renang, golf, sepak bola, dam marathon. Wozniacki adalah penggemar Liverpool. Petenis dengan nama panggilan Caro itu mengikuti Maraton New York 2014 dan menyelesaikan dengan waktu 3 jam 26 menit 33 detik.
Ketika diminta membandingkan marathon dengan final Australia terbuka, dengan tegas ia mengatakan “ final Australia Terbuka lebih sulit secara mental, saya dan Simona tampil dalam keadaan sulit dengan cuaca panas, tetapi kami sama-sama berjuangsekeras mungkin. Untuk itu saya bangga bisa medapatkan trofi ini,” katanya.
Gelar juara di melbuorne park diraih setelah dia berencna pension pada 2016. Keetika itu, Wozniacki mengalami masa sulit dengan cedera engkel. Dia tak pernah lolos ke perempat final dala 12 dari 14 turnamen, hingga akhirnya tampil pada semifinal AS terbuka. Pada tahun itu pula dia pernah berada di peringkat ke 74 dunia, peringkat terendah sejak mei 2008.
Dua tahu sebelumnya, Wozniacki juga mengalam momen buruk ketika tunangannya pegolf Rory McIlroy, membatalkan pernikahan, padahal undangan sudah tersebar. Dia berpacaran dengan mantan pegolf nomor satu dunia itu pada 2011-2014, mengumumkan pertunangan pada januari 2014, dan berencana nikah empat bulan berikutnya. Namun, hubungannya itu kandas ketika McIlroy mengakhirinya ,elalui percakapan telpon selama 10 menit.
Dalam kondisi shock, Wozniacki meluangkan waktunya berlibur di kediaman sahabatnya, Serena Williams, di Miami, AS. Saat ini, dia bertunangan dengan mentan pebasket NBAX, David Lee. Wozniacki pun mendapat energy baru.
Serena, yang absen pada Australia Terbuka kali ini, karena belum siap setelah melahirkan putri pertamanya pada September 2017, memberi selamat melalui akun Twitter.
“Saya selalu gugup untuk menonton tetapi tetap bangun untuk melihat @CaroWozniacki menjadi petenis nomor satu dunia dan juara Australia Terbuka. Sangat kagum dan senang . apakah itu air mata? Ya, ituair mata. Sejak setahun sampai sekarang saya sangat bangga untuknya,” kata Serena yang menintn kemenangan Wozniaacki di kediamannya, Miami, AS.
Wozniacki juga mendapat ucapan selamat dari oetenis dan mantan petenis, seperti Marion Bartoli, Chris Evert , ,artina Navratilova, Rod Laver, dan Roberta Vinci. Ucapan selamat juga datang dari keluarga kerajaan Denmark yang menelponnya.
Kepada wartawan yang hadir dalam acara konferensi pers setelah final, wozniacki bercerita tentang apa yang ada di benaknya sebelum melawan Halep. “saya berusaha tak berpikir bagaimana rasanya jika menang karena saya tak ingin sakit hati lagi jika hasilnya tak sesuai harapan. Saya hanya punya bekal semangat dan tak ingin menyerah. ,”katanya.
Kesabaran dan kerja keras bersama keluarga dan tim pelatih selama lebih dari 8 tahun akhirnya mengantarkan Wozniacki pada apa yang selalu dimimpikan petenis, juara Grand Slam. “Menjadi juara Grand Slam sekaligus menjadi petenis nimor satu didunis ternyata menyenangkan. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,”katanya.
Caroline Wozniacki
Lahir: Odense (Denmark), 19 juli 1990
Pelatih: Piotr Wozniacki
statistik menang-kalah: 580-231 (71,52 persen)
prestasi:
- Gelar juara: 28
- Gela Grand Slam: 1
- Australia Terbuka 2018
- Perempat final perancis terbuka 2010 dan 2017
- Babak IV Wimbledon 2009-2011, 2014, 2015, dan 2017
- Final AS terbuka 2009 dan 2014
sumber: Kompas, Senin29-Januari-2018
