Mencuri perhatian, choux dengan filling nikmat di Namelaka.
Mengambil sekolah desain tidak mampu menghapus minat Yoan Tjahjadi, pemilik Namelaka Refined Patisserie, terhadap dunia pastry. “Ayah berpesan, boleh ngambil sekolah masak, asalkan saya merampungkan studi desain,” ujarnya, mengenang pesan sang ayah yang telah menyadari minat Yoan sejak kecil.
Walau mendapatkan lampu hijau, ia mengambil kursus memasak singkat demi memastikan minat sekaligus mempersiapkan mental menghadapi dunia dapur. Yoan tak ingin tergesa-gesa.
Di William Angliss Instituute, sekolah pariwisata di Melbourne, ia berjumpa dengan Ivan Setyawan, partner bisnisnya ini di Namelaka. Memahami ilmu cookery (hidangan gurih) dan finance accounting, Ivan mengutuhkan langkah Namelaka, baik dari segi cita rasa maupun bisnis.
Andalan Namelaka adalah choux pastry (disingkat choux) dengan retakan topping sable. Keduanya melihat choux belum mendapatkan sorotan sebesar éclair.
Choux dari Namelaka ini tampil cantik dan menyentuh indra pengecap dengan nikmat. Dessert yang sukses menjalankan fungsinya sebagai pemanja. Choux ini, beserta produk lainnya, diuji coba sejak lama di kitchen laboratorium yang sebenarnya adalah area di rumah Yoan yang di rombak.
Bahan isi choux yang identik dengan tekstur pastry cream (lokal mengenalnya dengan istilah vla –red) yang ‘berat’, diganti krim bertekstur ringan. Campuran bahan-bahannya juga tidak biasa, sebagaimana berkembangnya variasi choux di negara-negara yang menjadi kiblat pastry.
Jangan sekadar mencari choux rasa cokelat. Namelaka bergerak progresif dengan menghadirkan rasa Salted-Caramel, Thai Milk Tea, hingga Strawberry Parsley Cheesecake. Krim yang ringan tak membuat tamu merasa enek.
Yoan dan Ivan juga membuat dessert lainnya yag penuh detail. Ada Honey Lemon Ginger Tart, Alunga Passionfruit Coconut, hingga Opera Cake Aada elemen manis dan gurih yang menyatu dengan baik, tanpa bertabrakan. Ilmu pastry dan ilmu cookery berjalan bersama-sama di Namelaka.
Rekomendasi
Ingin mandapatkan pengalaman rasa istimewa? Berikut ini pilihan sempurna di kunjungan pertama.
- Vanilla Choux
- Strawberry Parsley Cheesecake Choux
- Salted Carmel Choux
- Thai Milk Tea Choux
- Rum & Raisin Choux
- Honey Lemon Ginger Tart
- Intense Chocolate
- Tiramisu
Pendiri
Yoan adalah alumnus jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Lasalle College Indonesia. Ia menjadi sedikit dari orang Indonesia yang pernah bekerja dengan pastry chef terkenal Australia, Andriano Zumbo, di Melbourne. Bersama rekan sekaligus pasangannya, Ivan Setyawan, Yoan bisa lebih serius berkonsenntrasi di bidang pemasaran produk, sementara ivan mengawasi operasional dapur milik bisnis yang semual bergerak secara online ini.
Lokasi
Alamat: Shopaus Menteng, Jl Teuku Cik Ditro No.36 Menteng, Jakarta Pusat.
Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB.
Harga: Rp38500 – Rp375.000.
Suasana: Monokromatik minimalis.
Sumber: Gaya Hidup. September 2017. Hal 110-111

