
Panggung balap sepeda dunia yang didominasi para pebalap asal Eropa, Amerika, dan Amerika Latin sejak dulu tidak mudah ditembus para pebalap asal Asia. Namun, Coryn Rivera, perempuan berdarah blasteran Filipina-Amerika, berhasil menembusnya. la tidak hanya menjadi kampiun di Amerika Serikat, tetapi juga mengejutkan dunia dengan menjadi juara Tur di Flanders 2017.
Coryn yang lahir di Tustin Ca- lifornio, AS, 26 Agustus 1992. luhir dari ibu seorang Filipioa yang menikah dengan lelaki AS Tal mengherankan jika wajah dan postur orang Asia lebilh menonjol dalam diri Coryn. Seperti antak-anak pada umumnya, Coryn pun ingin belajar bersepeda. Lama-lurlamaan, bersepe da menjadi hobinya.
Selanjutnya, hobi bensepeda itu menjadi lelih serius lagi setelah ayah- nya menpjak Coryn mengikuti lomba halop sepeda anak-anak, Resland Classic, pada 2004. Sejak itu, dia ingin juga judi pebalap dan berlatih kian nerius untuk benor benar jadi pebalap sepeda.
Pada usia 1 tahun, luetika dia di- nppp sudah cukup umur untuk mempunyal sepeda balap sendiri, Coryn menajulkan lisensi soorang balap dan berhasil mendaputkannya Sejak itu, perjalanan hiduprya ber- ubah menjadi seorang pebalap se peda. Coryn menduduki peringkat kedua pada lombu halap sepeda satu putaran yang sebenamya khusus diperuntuk- kan untuk anak laki-laki, pada 2004. Coryn lantas memmenangi lomba-lomsepeda yu- nior untuk perempuan, yang kemudian disusul dengan menjuarai ke- juaraan tingkat regional dan nasional.
Meski sedang kurang dari 160 cm dan berat sekitur 5a kilogram, Coryn menbak- tilkan bahwa postur orang Asia bikanlah halangan untuk berkom- petisi dengan para pebalap kulit putih yang tingginya rata-rata di atas 170 cm. Coryn, yang kemudian me najumian kemampuannya sebugai se- orang sprinter, balilan tidak nagu un- tuk mengimbangi pebalop-pehalap le gendaris perempaan, termasuk pe- balap Jerman, Ina Teutenberg yang diangp sebapi sprinter perempuan terbaik dunia karena telah meme- nangi hampir 100 ajang halapan tla- lam empat tahun terakhir ini.
“Saya kadang-kadang bisa men-dekati Ina. Saya hanya menjalan- inya saja buhwa saya ada di sana (di barisan depan grup pebalap). Saya tidak tahu tentang itu.
Saya kecil, tetapi lebih sulit bagi siapa pun untuk mengikuti saya karena Daripada menemukan jalan dengan melingkar, saya mencari jalan tembus saya bisa masuk ke celah-celah yang sulit dimusuki nmereka, Saya berma nuver sangat bagus di rombongan di tengah-tengah, “Coryn yang mengangap postur kecilya se bagai kelebihan seperti dikutip ESPN.com
Direktur Atletik Balap Sepeda AS mengundkaplan Jim Miller, Coryn adalah prototipe seorang profesional jenis baru. Dia mengambil pende- katan yang berbeda dibandingkan dengan sebagian besar perempuan pebalap sepeda AS “Coryn melanmpaul hal-nya terkait dengan taktik dan kemampuannya Dia mempunyai dasar caan yang bagus mengenai dinamika balapan dan selalu menetaplan target mentara sehagian besar perempuan AS merupakan pebalap-pebalap eta- personal yang tinggi. Dia seorang pebapap yang meledak-lesdak, dia tetap memiliki kelebihan mesin kecepatan alami. Se- pe. Saya yakin Coryn suatu hari men- jadi sprinter elite dunia, “ujarnya.
Tim pebalap
Mencintai mendapatkan beasiswa balap se- poda dari Universitas Marian usia 16 tahun dan mulai mengikauti lomha balap Dari balap sepeda Coryn men- di Indianapolis saat dia ber- epeda kelompok profesional.
Selama kuliah itu, dia menjalani balapan wepeda mewakili United- tim yang memiliki banyak karyawan kampusnya. Dari situ, ia masuk le tim Healthcare pada 2014, sebuah balap khas termasuk juara Gi- ro d’Italia Femminile pada 2010 dan 2013, Mara Abbott, dan peraih medali perak Olimpiade 2012, Laureng Tamayo.
Cofyn dengan cepat bisa beradaptasi dengan budaya profesional di tempat yang sesuai dan memenangi ke-rium, serta di tempat di ajang perdana Tour de France untuk perempuan. Namun, kemenangan terbesarnya adalah Tour of Flanders atau Ronde van Vlaanderen ke-14, 2 April menjuarai tur sepeda pe- rempuan yang terkenal berat, ya- 2017 Dia menjadi perempuan pehalap AS pertama yang berhasil menjuarai tur di bumi Eropa itu se- telah bergabung dengan tim Sunweb pada 2017.
“Sulit dipercaya, saya belum bisa buah mimpi. Tim memberikan se- galanya di Kwaremont untuk mem- bawa grup kembali ke rombongan dan kami hampir menguasainya, tetapi akhirnya kami tidak bisa mengikuti empat pendaki terbaik.”Ungkap Coryn.
“Sejak saat itu, Hans (Timmermans, pelatih tim Sunweb) meminta bantuan saya untuk berpacu sekuatnya Ellen (van Dijk) membantu mengontrol laju saya Adu sprint sangat menegangkan, tetapi saya tetap merasa seperti se-dang mimpi,” tambah Coryn yang tercepat saat beradu sprint di rom- bongan 20 orang pebalap terdepan, satu kilometer sebelum pangkalan garis finis Tour of Flanders.
Dengan kemenangannya di Tour of Flanders itu, Coryn kini memimpin perolehan poin musim balapan 2017 ini dengan 325 poin. Sebelumnya dia juga memenangi Trofeo Alfredo Bin- da atau situs sehagai pe- balap dengan multikemenangan di Tour Dunia Perempuan 2017 ini. Sisi kedua ditempati Elena Cecchini dengan 265 poin. Sementara di posisi (Italia, 25 tahun, tim Canyon-SRAM) ketiga ditempati Annemiek van Vleu- ten (Belanda, 34 tahun, tim Ori- ca-Scott) dengan 254 poin.
Ikuti insting
juga menerpa bidang olahraga, antara Di tengah kemajuan teknoli yang lain melalui pengukuran kekuatan, detak jantung, kecepatan, kalori, sehat. – Coryn memilih menggunakan metode lama untuk mengukur performa terbaiknya.
Ikuti insting Anda. Baik itu saat berlatih maupun balapan. Anda harus merasakan saatnya memang tepat ketika Anda memutuskan mulai sprint dan menyelesaikan ba- lapan. Jangan terlalu banyak berpikir atau menungga, pokoknya kerjakan saja ketika Anda mengatakannya. turunkan intensitas latihannya dan nya. Memercayai insting juga beriaku untuk Agak. Jika Anda mulai merasa sakit atau tidak punya ke- kuatan untuk berlatih dengan keras, aturlah intervalnya”.
“Jika Anda merasa baik, bekerja keras apa yang seharusnya Anda lakukan. Selalu percaya pada Anda atas apa pun yang akan Anda lakukan,” pesan Coryn kepada siapa pun yang ingin menjadi orang yang suka berhubungan dengannya. dan dorong diri Anda sedikit lebih dari situs resmi, Corynrivera.com.
Meski fisiknya terbilang kecil di- lap sepeda. Membandingkan dengan orang-orang yang hebat dunia, Coryn membuk- tikan bahwa darah Asia yang mengalir di terima kasih penghambat, bahkan sebaliknya menjadi salah satu aspek keunggulannya.
Sumber: Kompas, 7 Juli 2017. Hal 16
