Dari Tugas Kuliah Jadi Bisnis Beromzet Ratusan Juta

5 November 2025

ENTREPRENEUR DIGITAL: Grace Milenia (kiri) dan Albert Esli berkolaborasi mengembangkan perusahaan affiliate kreator konten media sosial.

Mereka membentuk PTLoe Gue Generasi Oeang(LOGo-Filiate) danmenjadi salah satu Tik Tok Affiliate Partner (TAP) sekaligus Multi-Channel Net-work (MCN) resmi.

“Awalnya kami cuma ingin mencoba hal baru. Kami lihat tren di luar negeri, dan ternyata di Indonesia belum banyak yang bermain di ranah ini,” ujar Albert mengenang awal mula perjalanan mereka.

Dari hasil eksperimen dan pendanaan program pembinaan mahasiswa wirausaha (P2MW), mereka membentuk badan usaha resmi dan mulai beroperasi serius. Dalam waktu singkat, agensi ini menaungi lebih dari 1.200 kreator aktif dengan output lebih dari 10.000 konten tiap bulan.

Keunikan LOGoFiliate terletak pada strateginya. Mereka tak hanya berfokus pada live shopping atau kolaborasi dengan top kreator, tapi juga pada penciptaan konten masif. Pendekatan ini mengacu pada algoritma Tik Tok yang menilai performa berdasarkan kuantitas dan konsistensi konten, “Kami belajar langsung dari data. Semakin banyak konten berkualitas yang diunggah, semakin besar peluang tampil didepan audiens” kata Grace.

Usaha mereka berhasil menembus ajang internasional Business Case Competition 2024 di Solbridge Business School, Woosong University, Korea Selatan. Dari 35 negara peserta, tim Indonesia yang diwakili Albert dan Grace keluar sebagai Second Winner, mengalahkan finalis dari Rusia, India, Jepang, Filipina, hingga Korea Selatan. Perusahaan yang mereka rintis telah menggandeng sekitar 40 brand besar, termasuk Paragon Technology Innovation.

Delapan karyawan muda menjadi motor penggerak dibalik layar, sementara ribuan kreator tersebar di berbagai daerah Indonesia. Omzet mereka pun tembus ratusan juta rupiah dalam sebulan dari persentase penjualan affiliator dan fee dari brand.

Albert menargetkan 10.000 kreator aktif pada akhir 2025. Mereka berambisi meningkatkan level para kreator agar mampu mencapai level delapan, kategori top performer di ekosistem TikTok affiliate. “Kami ingin membuktikan bahwa peluang digital bukan hanya milik kota besar. Anak muda dari mana pun bisa tumbuh asal mau belajar dan konsisten,” katanya. (*/jun)