Exotica Kebaya 2015 datang sebentar lagi. Ajang tahunan itu mempertemukan para desainer dengan tema kebaya. Salah seorang desainer yang ikut berkontribusi dalam event tersebut adalah Regge Napio. Perempuan berambut pendek itu membuat 10 karya dengan konsep kebaya klasik.
Elok, sebagaimana dia disapa, menjelaskan bahwa karyanya memang mengadopsi kebaya masa lampau tetapi tetap terlihat modern dan kontemporer dengan potongan yang asimetris. “Khusus untuk Exotica Kebaya 2015, saya bikin karya ini mulai Januari,” ungkap perempuan yang akan memamerkan karyanya di Royal Plaza pada 17-19 April tersebut. Dia menuturkan, kesan kontemporer dapat dilihat dari permainan detail payet, manik, bordir, dan bunga-bunga timbul. Kedua desain klasik karya Elok mengacu pada desain palem dengan bukaan depan. Ada yang menggunakan kerah shanghai. Ada pula yang memakai kerah kartini modifikasi. Warna yang digunakan pun beragam. Di antaranya, dusty pink, gold, bronze, champagne, dan putih. “Saya memilih jenis kain satin, silk, tule, dan brokat,” kata Elok.
Karya yang bertema Die Klassische Habaya itu berasal dari bahasa Belanda yang berarti kebaya klasik. Penggabungan unsur klasik dan kontemporer tersebut berkaitan dengan segmen pasar yang dituju. Yakni, bagi remaja hingga perempuan dewasa.
Sumber : Jawa Pos. 1 April 2015. Hal 36.

