Dosen Universitas Ciputra Pakai AI untuk Buat 18 Lagu
Guna Mengisi Suara Penyanyi

30 Januari 2025

 

SURABAYA – Dosen Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra (UC) Evan Raditya Pratomo menyukai sastra dan seni. Kegemaran itu mendorongnya membuat album musik yang berisi 18 lagu. Karya Evan itu dibuat dengan bantuan artificial intelligence (AI).

Menurut Evan, pembuatan musik dan pengisian suara penyanyi dalam lagunya memakai AI. Tapi, untuk penulisan lirik, Evan sendiri yang membuatnya.

Meski banyak berkarya di dunia visual, Evan menggemari penulisan yang puitis dengan banyak berisi metafora di dalamnya. Berbekal itu, dia mencoba membuat musik. Dalam album pertamanya yang berjudul Sky of Summer Nights, dia dibantu oleh aplikasi Suno AI untuk pembuatan melodi hingga pengisian suara.

Evan mengangkat tiga tema dalam karyanya. Yakni cinta, kehidupan, dan kehilangan. “Dari 18 lagu di album itu, masing-masing tema itu ada enam lagu yang bercerita soal tema tersebut,” ceritanya.

Lewat lagu tersebut, dia berharap anak muda, khususnya generasi Z, relate dengan lirik-lirik yang dibuatnya. Terlebih, dia juga melibatkan beberapa mahasiswanya untuk menjadi mini visual di dalam cuplikan video.

Lagu yang dibuat dengan bantuan AI itu, lanjut Evan, juga menjadi bahan penelitiannya untuk melahirkan jurnal. Dia ingin membuktikan bahwa keberadaan AI tidak menjadikan pekerja seni kalah dengan teknologi. Tapi lebih dari itu, justru proses berkarya bisa menjadi lebih mudah dan cepat. (ama/aph)