SURABAYA, Jawa Pos-Sejumlah influencer Surabaya terlihat di Uppercut Steakhouse JW Marriott kemarin (1/6). Mereka menghadiri agenda gathering dengan menggunakan busana vintage era 1920-an. Para influencer itu juga diajak merasakan sensasi fine dining ala Eropa. Yakni, dengan 11 menu fhion yang disajikan langsung oleh chef di sana.

Iringan musik jazz yang elegan langsung terdengar saat memasuki ruangan. Suasana era 1920-an pun semakin terasa. Para influencer tampak saling melepas kangen dan memulai percakapan saat bertemu.

Mereka saling mengambil posisi di meja masing-masing. Tak berselang lama, satu per satu pramusaji menghampiri mereka untuk menghidangkan minuman dan makanan siang itu. Mulai hidangan pembuka, inti, sampai penutup.

Di sela penyajian hidangan inti, sang executive chef, Nic Vanderbecken, menghampiri tiap meja. Dia menyapa dan menjelaskan langsung tentang bahan makanannya. Misalnya, menu fushion venison Wellington yang memadukan bumbu rendang pada olahan hati angsa atau foie gras.

“Itu agar rasanya cocok di lidah orang Indonesia,” ujar pria asal Belgia tersebut. Chef yang berdomisili di Ball itu juga menyajikan langsung beberapa menu inti. Misalnya, martino, olahan daging sapi yang disajikan dengan parutan kuning telur yang telah diawetkan.

Saat penyajian fine dining para influencer terlihat mengabadikan momen. Baik memotret maupun mengambil rekaman video. Salah satunya Bellinda Kuntara yang menyampaikan kesannya pada fine dining tersebut. “Menunya unik-unik Jarang banget aku temui di Surabaya, katanya saat merekam video untuk menunjukkan hidangannya.

Ada juga influencer sekaligus sosialita Abigail Wenny yang mengungkapkan rasa kagumnya pada konsep gathering itu. “Cantik Pas banget dipadukan dengan kostum ala 1920-an ini,” terangnya.

Penyelenggara Dewi dan Anthony Syrowarka senang atas tanggapan dari peserta gathering. Keduanya mengatakan bahwa agenda itu bertujuan untuk mengajak para influencer Surabaya merasakan sajian fine dining. “Karena ini menunya biasa disajikan di Bali, tentu penasaran dengan tanggapan mereka,” kata Dewi Cuner Aperitif Bali itu berharap para influencer bisa membantu pengembangan sajian fine dining di Surabaya. (nas/c19/tia)

 

Sumber: Jawa Pos. 2 Juni 2021. Hal.13