SURABAYA, Jawa Pos – Illuminating yellow dan ultimate gray menjadi dua warna yang dikeluarkan Pantone untuk tren warna tahun ini. Warna yang memiliki arti pengharapan dan ketenangan muncul untuk mendeskripsikan satu tahun berjalannya pandemi. Dari situ, desainer Embran Nawawi mencoba berkreasi dengan gaya yang juga menjadi tren sekarang

Menurut dia, sejak pandemi melanda tahun lalu, kehidupan nyata menjadi terkurung dan terbatas. “Tapi, secara maya sebenarnya jadi lebih luas dan tak terbatas,” ujarnya kemarin (16/2). Lewat media sosial, masyarakat berinteraksi dengan sangat dekat. Bahkan tidak terbatas waktu.

“Nah, karena interaksi lewat media sosial semakin intens, tren baru juga muncul. Kalau diamati, anak-anak muda sekarang lebih condong menikmati musik dan dance,” ucap Embran. Dari situ, gaya berpakaian mereka pun mengikuti gaya musik dan dance yang dinikmati. Mulai rap, hiphop, hingga RnB.

Embran pun berkreasi lewat fashion jacket yang memadukan gaya musik yang disenangi anak muda dengan warna-warna dari Pantone. Ciri khasnya dengan menambahkan batik tak ketinggalan. “Saya gabungkan tekstil modern dan tradisional dengan menggunakan teknik patchwork, atau biasanya disebut teknik memotong dan menempel material,” jelasnya.

Batik pamekasan menjadi salah satu batik yang bisa tetap masuk untuk konsep swag tersebut. Sebab, warnanya yang colorful dianggap cocok saat dipadukan dengan tren warna dari Pantone. “Saat dilihat, bahan velvet dengan warna kuning dan abu-abu bisa memberi efek kilau yang stylish untuk mendampingi batiknya. Sementara itu, bahan kanvas dengan motif geometrik bisa memberikan kesan futuristis,” tambahnya. (ama/c18/tia)

 

Sumber: Jawa Pos.17 Februari 2021.Hal.24