Dea Chadiza Syafina
Sejak kecil, Juan Roig telah bercita-cita menjadi pebisnis, emngikuti jejak sang ayah. Setelah menamatkan bangku kuliah ekonomi, Juan dan istrinya mengambil alih seluruh operasional bisnis toko kelontonh milik orang tuanya. Saat itu, toko kelontong Mercadona hanya memiliki delapan gerai. Di tangan Juan, Mercadona telah berkembang menjadi jaringan supermarket terbesar ketiga di Spanyol dengan memiliki 1.470 gerai dan pendapatan US$ 26 miliar.
Juan Roig Alonso lahir pada 8 Oktober 1949 di kota Valencia, Spanyol. Juan adalah anak kelima dari enam bersaudara buah keturunan Francisco Roig Ballester dan Alfonso Trinidad Mocholi. Saudara kandung Juan yakni Francis, Amparo, Vincent, Trinidad, Fernando, dan Alfonso.
Enam bersaudara ini menghabiskan masa kecil di bawah didikan keras ayahnya yang merupakan pengusaha pemula, Juan dan lima saudaranya menghasbiskan waktu dengan mengangkut karung pasir dan juga membersihkan kandang babi.
Juan remaja mengecap pendidikan di College of SanJose de Valencia (Jesuit). Di sisi, dia mulai berpikir dan merajut rencana tentang masa depan. Di bangku kuliah, Juan memutuskan untuk mempelajari ilmu ekonomi dan bercita-cita menjadi pebisnis sukses.
Keinginan Juan bertentangan dengan sang ayah yang menginginkan Juan mengenyam ilmu pertanian. Pasalnya, bisnis pertama sang ayah bergerak di bidang pertanian. Kala itu, Francisco mendirikan sejumlah perusahaan kecil-kecilan, semisal koperasi hasil ternak dan pertanian, dan toko kelomtong.
Tahun 1977 merupakan titik penentu kesuksesan keluarga Roig. Saat itu, ayah dan ibu Juan memutuskan untuk menggabungkannya bisnis koperasi dengan toko kelontong. Inilah cikal bakal jaringan supermarket Mercadona. Tahap awal, Francisco menyulap lahan peternakan dan pertanian menjadi delpan toko kelontong Mercadona.
Keseharian membantu toko kelontong orangtu yang akhirnya menumbuhkan naluri bisnis Juan. Keinginan membesarkan toko kelontong juga menjadi salah satu alasan Juan mengasah insting dan kemampuan bisnis di bidang ekonomi Universityy of Valencia.
Selagi mengecap ilmu ekonomi, Juan muda bertemu dengan Hortensia Herrero yang kelak menjadi istri sekaligus ibu bagi empat anak perempuannya. Selepas menamatkan kuliah, Juan membantu bisnis kelontong sang ayah yang sudah mulai berkembang pesat.
Tepat di usia 28 tahun, Juan terlibat secara menyeluruh di operasional biania supermarket Mercadona. Juan turut melibatkan istrinya, Hortensia dan tiga saudara kandungnya, yaitu Fernando, Trinidad, dan Amparo, untuk mengembangkan Mercadona.
Kendati bukan anak tertua, namun keterlibatan dan minat besar Juan terhadap bisnis supermarket menjadikan Juan sebagai calon pewaris bisnis supermarket Mercadona di usia muda. Pada tahun 1981, saat Juan berusia 32 tahun, dia resmi memegang kendali penuh atas operasional bisnis Mercadona.
Tak lama berselang yaitu pada tahun 1990, Juan dan istrinya menjadi pemegang saham mayoritas di Mercadona. Salah satu filosofi bisnis Juan membesarkan Mercadona adalah “The Boss”, yakni menempatkan kepuasan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pegawai, pemasok, konsumen, hingga pemegang saham.
Juan menyadari betul bahwa pengunjung supermarketi Mercadona tidak bakal terpuaskan jika pegawai tidak melayani dengan baik. Atas dasar itulah, Mercadona mengubah status karyawan menjadi karyawan tetap dengan total sebanyak 16.800 orang. Ini adalah jumlah terbanyak sejak Mercadona bersiri.
Di tangan Juan, Mercadona yang hanya memiliki delapan gerai pada tahun 1981, berkembang menjadi 1.470 gerai yang tersebar di 47 provinsi Spanyol. Kinerja Mercadona juga mampu membukukan pertumbuhan rata-rata 8% saban tahun menjadi US$ 26 miliar pada tahun 2013. Juan juga berhasil membawa Mercadona lolos dari krisis tahun 2008.
Sumber : Kontan, 21 Januari 2015, hlmn 24

