Harli Ramayani All Out Gairahkan Prestasi Loncat Indah. Jawa Pos. 21 April 2015.Hal.24

Kolam renang Senayan tak ubahnya sebuah playground bagi Harli Ramayani. Dia menjadi atlet sejak 1970-an, asisten pelatih pelatnas pada pertengahan 1990-an, lalu pelatih kepala pada 2000-an sampai sekarang. Dia berupaya all-out meningkatkan prestasi atlet loncat lindah.

Kalau lahi nggak fokus, akan saya tanya kenapa. Kalau nggak mengaku, akan saya kejar terus. Biasanya kalau cewek sampai nangis. Tapi, justru setelah itu dia plong pas lomba.”

Ibu dua anak utu mengumpamakan kecintaanya yang sudah empat dekade pada loncat indah seperti darah dalam tubuh. Tak mugkin terpisahkan sampai akhir hayat. Totalitas Harli delam loncat indah tidak perlu diragukan lagi. Bukan cuma waktu dan tenaga yang dihabiskan untuk melatih para atlet. Istri mantan penyerang timnas Merah Putih ’80-an Ricky Yacobi itu pun harus merogoh koceknya seniri jika ada yang kurang dengan pelaksanaan pelatnas.

“Aduh, istriku hebat sekali, lho. Sekarang buat pelatnas, keluar uang sendiri terus,” kata Harli yang menirukan ucapan suaminya. Meki disindir demikian, Harli tidak marah. Mau apa lagi, loncat indah sudah membesarkan namanya. Untuk pelatnas menuju SEA Games XXVII/2015, Harli nomboki dulu biaya pelatih asing asal Tiongkok Cui Hongda selama di Indonesia. Untuk gaji per bulan Hongda, butuuh sekitar 3.300 USD. Dengan kurs Rp 42,3 juta. Lalu biaya akomodasi, transportasi, dan tempat tinggal 1.200 USD (Rp 15,4 juta). Jadi, dalam sebulan, sekitar Rp 57,7 juta dikeluarkan untuk membiayai Hongda

Namun, Harli tidak mau membeberkan beberapa lama dirinya menanggung secara pribadi pembiayaan Hongda. Hongda ada di Indonesia sejak September 2013. “Saya patungan dengan beberapa orang kok. Anak-anak jangan sampai berpikir berapa besar dana yang dikeluarkan. Malah, secara psikologis, itu gak bagu,” katanya. “Yang penting, mereka berpikir bagaimana loncatan bagus dan memberikan nama harum buat bangsa ini,” lanjut anak kedelapan di antara sebelas bersaudara itu,

Dalam benak Harli, sudah terpatri “uang ada atau tidak, latihan harus tetap jalan”. Harli pun menyadari bahwa loncat indah bukanlah olahraga mayor dan digemari banyak kalangan seperti layaknya sepak bola, bulu tangkis, atau basket. “Dari nomboki, terus cari bantuan ke sana kemari, ada satu hal besar yang saya dapat. Bukan uang melulu yang dibutuhkan buat mencetak atlet. Tapi, juga sejauh mana kepedulian kita kepada para atlet,” tutur perempuan berusia 53 tahun ini.

Anak pasangan almarhum Arjanu/Rahmi itu membesarkan para atlet loncat indah tak ubahnya anaknya sendiri. Harli menaruh perhatian yang sangat besar kepada anak asuhnya. Bukan hanya soal teknik di kolam, tapi juga pendidikan. Ibunda Sabihisma Arsyi dan Tri Eka Sandiri tersebut sering mengontrol pendidikan anak-anak asuhnya. Harli sangat concern pada nilai-nilai pelajaran di sekolah ataupun nilai kuliah mereka yang masih di bangku pendidikan. “Harus seimbang antara pendidikan dan prestasi olahraga. Saya akan memarahi atlet kalau nilainya jeblok. Dibilang cerewet juga terserah karena saya juga menjalani peran ibu di loncat indah ini,” tutur Harli.

Pola pendekatan Harli kepada anak asuhnya yang telaten, sabar, dan keibuan mendorong atlet mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Harli percaya terjaganya komunikasi pelatih dengan anak didik membuat mereka nyaman. “Saya paham psikologi atlet. Setiap akan bertanding, saya datangi mereka di kamar. Saya lihat matanya. Ketahuan kok, apakah fokusnya ada di pertandingan atau sedang dimana,” ucapnya. “Kalau lagi nggak fokus, akan saya tanya kenapa. Kalau nggak mengaku, akan saya kejar terus. Biasanya kalau cewek sampai nangis. Tapi, justru setelah itu dia plong pas lomba,” lanjut perempuan asal Makasar tersebut. (dra/c7/ai)

Nama                          : Harli Ramayani

TTL                            : Makasar, 16 Juli 1961

Ortu                            : Almarhum Arjanu/Rahmi

Posisi di keluarga      : Anak 8 di antara 11 bersaudara

Suami                         : Ricky Yacobi

Menikah                     : 1985

Anak                           : Sabihisma Arsyi dan Tri Eka S.

 

PRESTASI

Sebagai Atlet

SEA Games IX/1977, Kuala Lumpur (1 emas).

SEA Games X/1979 Jakarta (1 emas).

SEA Games XI/1981 Singapura.

Sebagai Pelatih

SEA Games XXI/2001 Kuala Lumpur.

SEA Games XXII/2003 Hanoi (1 emas).

SEA Games XXIII/2005 Manila (1 emas).

SEA Games XXIV/2007 Nakhon Ratchasima (1 emas).

SEA Games XXV/2009 Vietiane (1 emas).

SEA Games XXVI/2011 Jakarta-Palembang (1 emas).

SEA Games XXVII2013 Naypyidaw (1 perak).

 

Sumber: Jawa Pos, 21 April 2015. Hal, 24.