Inilah Cara Ciptakan Budaya Berprestasi Ala Warek Universitas Ciputra Surabaya
Reporter : Shohibul Anwar
Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra (UC) Surabaya menjadi tuan rumah Forum Pimpinan Kemahasiswaan (Forpimawa) Jatim. Setidaknya ada 80 wakil rektor (warek) bidang kemahasiswaan hadir dalam forum tersebut.
Di kesempatan itu, Warek Bidang Kemahasiswaan UC Surabaya Prof Jenny Lukito Setiawan berkesempatan untuk membagikan pengalaman terbaiknya kepada peserta forum. Ia menyinggung soal budaya berprestasi.
Pertama, desain thinking. Yakni merupakan proses sangat berguna dalam mengatasi permasalahan dengan melakukan reframing masalah dengan cara-cara yang berpusat pada manusia.
“Kemudian menciptakan banyak ide dalam brainstorming, dan mengadopsi pendekatan langsung dalam pembuatan prototype dan testing,” ujar Jenny, Selasa (6/2/2024).
Menurutnya, pendekatan ini juga sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi mahasiswa. Sebab, mencari solusi terbaik membutuhkan kerjasama dari banyak disiplin ilmu agar menghasilkan solusi yang tepat.
“Interaksi ini memungkinkan mahasiswa belajar implementasi konkrit dari beragam disiplin ilmu untuk menghasilkan solusi atau insight yang paling tepat dalam menjawab permasalahan,” jelasnya.
Kemudian, menurutnyabmahasiswa juga akan mendapatkan eksposur nyata dari birokrasi di tatanan organisasi baik pemerintahan maupun swasta.
“Kami berharap melalui berbagai program bidang kemahasiswaan yang dirancang DIKTI, perguruan tinggi dapat menghasilkan karya inovatif nyata bagi masyarakat, mahasiswa semakin berdaya dan niscaya ini menjadi sebuah kontribusi konkret untuk membawa Indonesia semakin jaya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim Prof Dyah Sawitri berharap budaya prestasi dapat masuk dalam kampus, fakultas, dan prodi. Sehingga, output-nya nanti lulusan mampu menciptakan lapangan kerja.
Pihaknya akan terus mendorong kemampuan menciptakan budaya prestasi dibangun di seluruh perguruan tinggi dalam naungan LLDIKTI Wilayah VII Jatim.
“Hal ini untuk mempersiapkan sosok professional masa depan yang mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara,” tandasnya. [ipl/ian]

