Radar Jogja.8 Oktober 2013.Hal.10

JOGJA – Ditengah kesibukannya, pemilik Perusahaan Jamu Sido Muncul Irwan Hidayat berbagi pengalaman keriwausahaan dengan kalangan akademisi kemarin (7/10). Pengalaman itu dibagikan kepada ratusan akademisi dari 10 negara di Asia. Yakni Indonesia, Brunei Darusalam, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Laos.

Dihadapan praktisi dan mahasiswa, Irwan mengatakan Sido Muncul dapat sukses karena kerja keras dan ketelatenan. Selain itu ia menggandeng berbagai stakeholder dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan usahanya.

“Keluarga kami juga memiliki manajemen, ada pembagian tugas yang jelas,” kata Irwan saat menjadi pembicara dalam forum The 13th Annual SEAAIR Conference bertema Enthepreneurship in Higher and Institutional Effectiveness yang diselenggarakan Universitas Ciputra Surabaya di Jogja Plaza Hotel kemarin (7/10).

Irwan menerangkan ada banyak hambatan yang dialami Sido Muncul. Namun hambatan itu dapat dilalui karena kekompakan seluruh karyawan dan manajemen. Selain itu, Sido Muncul memperbanyak kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, pemberian beasiswa, mudik bareng, dan lain sebagainya.

“Jika waktu kecil diajarkan hemat pangkal kaya tapi sekarang sebaliknya boros pangkal kaya. Asalkan borosnya untuk kegiatan sosial,” tegar Irwan.

Dalam kesempatan itu, Irwan juga sempat menyinggung pengelolaan negara Indonesia. Menurutnya apabila Indonesia ingin ekonominya sukses dan besar maka pemerintah harus menyediakan lapangan pekerjaan lebih banyak.

“Pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya sehingga pengangguran semakin sedikit,” jelas Irwan. (mar/ila/ty)

 

Sumber: Radar-Jogja.8-Oktober-2013.Hal_.10