SURABAYA – Banyak orang mampu membeli gaun mahal. Tetapi sedikit yang benar-benar ngeh soal cara merawat gaun tersebut. Padahal, cara perawatan itu cukup sederhana.
”Bagi saya, ada empat cara,” ungkap Natalia Seotipto, desainer yang lulusan Melbourne School of Fashion. Pertama, simpan gaun didalam lemari bersuhu ruangan. Jangan terlalu lembap, jangan pula kena sinar matahari langsung. Tujuannya, kata Natalia menjaga kualitas warna. “Jika gaun kena sinar matahari lagsung, warna bisa memudar. Kecendrungannya menguning,” tambahnya.
Posisi penyimpanan gaun juga harus diperhatikan. Jangan dilipat. Sebab, itu bisa membentuk bekas garis pada gaun. Karena itu, usahakan agar gaun disimpan dalam posisi tergantung.
Kecuali, gaun berbahan dasar katun justru harus dilipat. Jika digantung gaun itu justru bisa melar. “Tentu, sebelum dipakai gaun harus disetrika dulu agar tetap rapi,” ujar desainer yang menyumbangkan tiga karyanya pada Miss World lalu. Nah, ketika gaun digantung, sebaiknya gunakan hanger berlapis busa. Hanger berbahan besi rawan menimbulkan noda karat pada busana.
Natalia juga mewanti-wanti agar gaun tidak terlampau lama ngendon didalam lemari. Sesekali, gaun juga harus “menghirup nafas” dengan keluar dari tempat penyimpanan. Tujuannya adalah me-refresh dan menghindari gaun dari bau tidak sedap.
Tan Han Goen, desainer sekaligus make-up artist, punya tip indem ditto. Dia menambahkan bahwa gaun sebaiknya tida terlalu sering dicuci. Apalagi pakai deterjen biasa. Selain kualitas warna yang rusak, serat kain dapat terpengaruh. “Kalau kita tidak paham dan salah mencuci, akibatnya bisa fatal. Gaun bisa menyusut. Sebaiknya, Tanya pada disainer sebelum membeli,” kata peria yang berkecimpung di dunia fashion dan kecantikan sejak 20 tahun lalu tersebut.
Solusinya, mengangin-anginkan gaun. “Ini dilakukan kalua gaun tidak digunkan dalam waktu lama dan berada di ruangan ber-AC. Jadinya, jangan langsung dicuci ya,” tuturnya mewanti-wanti.
Selain itu, jangan bayangkan bahwa gaun mahal harus dirawat secara mahal pula. Tak melulu perlu mesin cuci digital untuk mencuci. Beberapa gaun berbahan lembut, misalnya sutera atau lace, harus dikucek dengan tangan dan air dingin.
Perhatikan juga penggunaan zat kimia yang biasanya digunakan untuk berdandan. Seperti hair dryer dan parfum. Sebab ada bebrapa bahan gaun yang justri anti dengan zat-zat seperti itu.
Sumber: Jawa-Pos-6-Januari-2014.Hal_.40

