Jawab Tren dan kebutuhan Industri, UC Luncurkan Lima Program Peminatan Inovatif Terbaru

17 Januari 2025

Damelina Basauli Tambunan, Dean, School of business and Management, Unggul Yoga Ananta, CEO PT. Olahkarsa inovasi Indonesia

Surabaya, Bhirawa

Magister Managemen Universitas Ciputra (UC) luncurkan lima peminatan inovatif. Kelima program peminatan yakni, Hotel, Tourism dan Service, Digital Marketing Communication, Information Technology, Design Preneur, dan Entrepreneurial Sustainability Management. Dibukanya program peminatan inovatif ini untuk menjawab kebutuhan dan tren industri saat ini.

Rektor UC Surabaya, Prof Yohannes Somawiharja, mengungkapkan peluncuran lima program peminatan ini hasil dari pemikiran antar dosen ditengah kebutuhan industri yang cukup tinggi di bidang expert.

Yohannes menilai, kampus biasanya didesain dalam menciptakan pemikir, ilmuwan, dan akademis. Hal ini bertolak belakang dengan UC yang unggul di bidang entreprenur. “Tidak semua lulusan ingin menjadi akademis maupun pemikir dan ilmuwan. Tapi kita siapkan lulusan yang expert yang dibutuhkan industri,” jelasnya, Kamis (16/1).

Hadirnya program peminatan inovatif ini, lanjut Yohannes, juga mengacu pada pernyataan Ali Mochtar yang mengharapkan ada link and match dunia pendidikan dengan dunia industri. Dalam peminatan tersebut, pihaknya menginovasikan konsep dasar Ali Mochtar dengan menggunakan problem based learning dan project based learning dalam perkuliahan.

Terkait SDM, Yohannes menyebut UC selalu menggabungkan tenaga pengajar dari akademisi dan praktisi, atau mereka yang masih betul-betul berkecimpung di industri. Ini dibutuhkan karena industri berkembang cepat sekali. Jadi, memang akademisi yang paham ilmu, karena kami punya standar kualitas dari Dikti, itu semua harus dipenuhi.

“Biasanya untuk kelas-kelas tertentu yang membutuhkan proyek harus ada dua-duanya. Di Magister Manajemen ini ada tiga klaster, yakni klaster Manajemen, klaster entrepreneurship, dan klaster keahlian. Biasanya klaster keahlian dan entrepreneurship ini ada dua (akademisi dan praktisi), sehingga mahasiswa diperkaya [keilmuannya], tidak hanya belajar teori saja,” jabar dia.

Ditambahkan Dekan School of Business and Management Damelina Basaili Tambunan, S.E., M.M., Ph.D., CLC., CPM (Asia), program ini sudah dibuka dan sudah ada kandidat mahasiswa. Untuk pendaftaran akan mulai dilaksanakan 15 Februari 2025.

Pada program peminatan ini, Damelina mengklaim calon mahasiswa baru (camaba) bisa meningkatkan kualitas diri dengan mendapatkan ilmu dalam program 3in1. Artinya, selain mendapat ilmu tentang manajemen, camaba juga dapat ilmu entrepreneur dan peminatan. “Di tahun pertama kita buka kuota total 120 kursi. Dengan jumlah kuota di setiap peminatan sebanyak 10 orang,” tambah dia.

Damelina juga menegaskan, untuk masuk di S2 MM UC, jurusan apapun diperbolehkan mendaftarkan, sepanjang profil profesinya menunjukkan kebutuhan dengan peminatan.

Selain mendapatkan ilmu manajemen yang memang bisa diambil di manapun, di program MM lain di Indonesia, Damelina mengklaim nilai tambah itu meliputi entrepreneurship, karena UC sangat unggul di bidang itu, dan bidang peminatan masing-masing. “Jadi, nanti 40 persen dari kurikulum itu akan mendiskusikan peminatan itu. Jadi, 3in1 itu satu program bisa membekali di 3 area,” tambah dia.

Ia berharap, dengan dibukanya program peminatan ini semakin banyak lulusan dan praktisi yang memiliki kesadaran terhadap industri masing-masing, sustainability, dan memberikan warna spesifik di industri masing-masing. Sehingga menjadi lulusan yang siap bersaing di kancah global,” tutupnya. [ina.wrw]