Berjam-jam Hadapi Komputer, Sempatkan Stretching
SURABAYA- Pekerja kantoran yang sehari-hari duduk di depan komputer perlu memperhatikan beberapa hal . Sebagaimana sudah banyak diketahui, duduk terlalu lama dalam satu posisi berefek buruk bagi kesehatan.
Mulai otot, tulang, sampai metabolisme tubuh, semua berisiko mengalami gangguan .” Perlu diperhatikan , posisi duduk itu sudah bener nggak? Terus, tinggi-rendahnya (kusri, Red) juga ,” kata dr Yunus SpOT.
Selain posisi duduk dan ketinggian kursi, durasi dan kondisi sesorang berdampak pada kesehatan . Durasi yang dimaksud Yunus adalah lamanya sesorang duduk di depan komputer . Jika lebih dari 6-8 jam dan tetap di posisi yang sama , beberapa bagian tubuh tentu berisiko mengalami fatique atau kelelahan .
Untuk posisi duduk, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi RS Unair itu menyebutkan , yang ideal adalah duduk tegak. Duduk bersandar , bukan hanya bagian tuber ischiadica yang di tekan, tulang ekor pun ikut tertekan .
Jika tertekan terlalu lama, tulang ekor yang sebenarnya tidak difungsikan untuk duduk akan nyeri . Tulang ekor berposisi di ujung bawah tulang belakang .” Posisi menahan postur dalam posisi duduk itulah yang membuat tulang ekor sering sakit,”ucap alumnus Unair tersebut .
Nyeri itu memang timbul tenggelam . Namun, jika tidak dihiraukan , lama kelamaan hal tersebut bisa mengakibatkan spasme atau yang umum disebut kaku .
Kurangi risiko gangguan dengan :
1. Sering ubah-ubah posisi badan .
2. Lakukan peregangan kepala dan badan
3. Tinggalkan tempat duduk dan jalan-jalan sebentar setiap 30 menit .
Jika ada rasa tidak nyaman di sekitar leher , pinggang, atau tulang ekor,berusaha kenali dulu penyebabnya .
“Dikasih obat nyeri, nyerinya memang hilang saat itu. Tapi, itu nggak menyelesaikan masalah ,” ujar dokter berusia 32 tahun tersebut .
Yunus menuturkan , penyebab nyeri harus di cari betul . Jika memang disebabkan kebiasaan duduk yang salah saat bekerja , sudah saatnya kebiasaan itu diubah .
Jika pekerjaan mengahruskan duduk di depan komputer dalam jangka waktu yang lama, usahakan sering mengubah-ubah posisi badan . Sedikit stretching , meskipun hanya merengangkan kepala dan badan , akan mengurangi risiko fatique dan spasme. Usahakan pula duduk dalam posisi tegak.
Jika ingin bersandar , upayakan sandaran kursi tetap membuat posisi duduk tegak . Tinggi rendahnya kursi pun sangat penting . Pilihlah kursi kerja yang ergonomis. Mengenani tinggi rendahnya kursi , sesuaikan dengan posisi mata saat menatap kayar komputer . Jangan sampai posisi mata terlalu tinggi atau terlalu rendah dari layar.
Yunus menuturkan , sebaiknya jangan duduk diam terus-menerus .” Tubuh harus bergerak . Setiap 30 menit sekali, jalan-jalan sebentar sambil stretching juga bisa.” urainya.(fit/c5/ayi)
Sumber: Jawa Pos Rabu, 21 Oktober 2015, Hal. 40

