Karya Rama Dauhan yang “Teramat Berarti”
Suka Duka Tulang Punggung Keluarga
6 Oktober 2024. Hal.7
JAKARTA – Bagi desainer Rama Dauhan, tanggung jawab anak yang beranjak dewasa dan kini menjadi tulang punggung keluarga, beban yang ditanggung kekuatan, serta kerapuhan anak-anak itu diterjemahkan Rama dalam koneksi terbarunya. Dia memberi judul Teramat Berarti.
Dalam keterangan tertulisa, Rama menjelaskan bahwa 30 koleksi busana yang diperagakan di Langham Fashion Soiree 2024 Rabu (2/10) sore itu terinspirasi dari keluarganya sendiri. “Saya melihat orang tua yang tadinya menanggung kebuthan hidup sekarang sudah tidak bisa lagi. Anak-anak seperti sedih dan marah, tapi itu semua terhapus karena rasa sayang,” papa desainer alumnus ESMOD Jakarta itu.
Selain cerita personal, Teramat Berarti juga terinspirasi dari lagu yang dinyanyikan Sal Priadi, Mencintaimu. Lagu tersebut menjadi lat saat fashion show koleksi Teramat Berarti. Rama seolah ingin menegaskan bahwa cintanya kepada keluarga adalah komitmen dan ketulusan. Seperti lirik “segalanya teramat berarti di hatiku, selamanya.”
Mengiringi lagu Mencintaimu dan fashion show, sebuah video hitam putih diputar di ballroom The Langham Jakarta. Tampak model perempuan yang mengenakan busana koleksi Teramat Berarti sedang berada disebuah rumah. Dia kemudian melihat album foto keluarga, sesekali tersenyum, emringkuk, dan menangis mengenenang masa lalu.
Istilah tulang punggung diterjemahkan secara harafiah oleh Rama. Sebagian besar koleksinya memiliki struktur bagian punggung yang tegas. Selain itu, di bagian punggung desainer yang memulai karier pada 2003 itu memberi ornamen yang disusun menyerupai tulang belakang manusia. Ada rangkaian pita, manik-manik, hingga embroidery.
Rama masih mnggunakan siluet khasnya, yang berkisar antara siluet boxy and mengembang atau maksimalis. Bagian busana yang di buat puffy memberi ilusi atau kesan betapa besar beban yang kini ditanggung anak-anak yang beranjak dewasa. Omamen yang menyerupai tulang rusuk, tulang panggul, dan tulang kaki manusia merupakan interpretasi Rama atas kekuatan sekaligus kerapuhan mereka yang memikul tanggung jawab terhadap keluarga.
Karena keluarga dan rumah seringkali menjadi satu bagian, Rama menghadirkan nuansa homey lewat pilihan bahan. Beberapa bahan kerap digunakan dalam perabot dan perlengkapan rumah. Misalnya, bahan sofa, renda yang kerap dibuat gorden, katun, jacquard, dan brokat. Menampilkan kesan hangat dan gaya yang membumi sekaligus chic.
Kesan romantis dan melankolis juga muncul dari pemilihan warna. Ada hitam, putih, krem, dan abu-abu yang sarat akan kesan nostalgia. Ada pula warna merah dan pink, simbol cinta dan kasih sayang. (c6/len)

