Kanali Ragam Kayu Untuk Perabotan.Kompas.20 Maret 2017.Hal.27

Ketika berniat membeli furnitur dan mengunjungi toko atau web belanja daring, kita kerap menemukan istilah-istilah material kayu dalam spesifikasinya. Kenali ragam jenis kayu untuk memastikan Anda membeli perabot sesuai dengan detail yang diinginkan.

 

                SEIRING makin mahal dan langkanya kayu utuh, saat ini sisa-sisa kayu diolah menjadi bermacam bahan furnitur. Seperti kayu lapis, medium denisty fiberboard (MDF), atau papan partikel (particle board). Kayu solid tentu saja yang paling berkualitas karena kekuatan dan keawetannya. Tampilannya pun lebih natural. Contohnya kayu jati, mahoni, ramin, pinus, dan cedar. Namun, harganya relatif lebih mahal.

Jika Anda menemukan istilah plywood, itu berarti kayu lapis atau tripleks/multipleks. Jenis ini dibuat dengan merekatkan beberapa lembaran kayu dengan tegangan tinggi. Ketebalannya bermacam-macam. Semakin tebal kayu, semakin besar kekuatannya. Barang-barang seperti kitchen set, lemari, meja, atau tempat tidur jamak menggunakan kayu ini.

Ada pula blockboard, yang dibentuk dari potongan balok kayu kecil dan dipadatkan dengan mesin sehingga menyerupai papan. Biasanya, bahan bakunya adalah kayu lunak sehingga kekuatannya di bawah plywood.

Sementara itu, MDF terbuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan resin, lantas dipadatkan dengan temperatur dan tekanan yang tinggi. Dibandingkan dengan papan partikel, tingkat kerapatan dan kepadatannya lebih tinggi. MDF juga sangat fleksibel sehingga mudah dibentuk.

Hampir sama dengan MDF, papan partikel dibuat dengan mencampurkan serbuk atau serpihan kayu dengan resin kemudian memampatkannya dengan tekanan tinggi. Bedanya material serbuk kayu yang digunakan pada papan partikel lebih tidak beraturan dan kasar. Harganya pun cenderung lebih murah dibandingkanolahn kayu lainnya.

Anda juga mesti memperhatikan peletakan perabot berbahan papan partikel. Material ini tidak tahan air dan kelembapan. Jika terlalu sering terpapar kelembapan, apalagi air, perabot berbahan partikel bisa berjamur dan lapuk. Selain itu, bahan ini dapat melengkung jika menahan beban yang berat.

Sebelum memantapkan pilihan, sesuaikanlah pilihan perabot kualitas yang diinginkan, anggaran, dan bayangan tentang jangka panjang waktu pemakaian. Selamat berkreasi di rumah! [*/NOV]

 

 

Sumber: Kompas.20 Maret 2017.Hal.27