Semua makhluk hidup pasti bernapas. Bayangkan apa yang akan terjadi jika aktivitas bernapas terhenti selama 1 menit saja, pastinya akan terjadi akibat yang fatal. Oleh karena itu, ada baiknya Anda juga memperhatikan kesehatan organ-organ pernapasan. Organ-organ pernapasan yang dimaksud terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, dan paru-paru.

Dalam sistem pernapasan pada manusia, aktivitas bernapas dimulai dari menghirup oksigen kemudian mengeluarkan karbon dioksida dan uap air. Jika kesehatan organ pernapasan tidak dijaga, ada kemungkinan sistem pernapasan dapat terserang penyakit. Maklum saja, udara dapat keluar masuk secara langsung dan bebas. Bukan tidak mungkin bila udara yang mengandung bakteri dan virus berbahaya dapat dengan mudahnya masuk ke dalam tubuh.

Menjaga kesehatan organ pernapasan tidaklah sesulit yang dibayangkan. Anda hanya perlu menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari polusi udara karena lingkungan yang bersih sangat memengaruhi nilai kesehatan yang terkandung dalam udara yang kita hirup, Agar ruangan di dalam rumah tidak terasa pengap, ada baiknya Anda memperbanyak ventilasi udara di dalam ruangan. Maklum saja, fungsi ventilasi udara sangat penting dalam pertukaran udara di dalam ruangan.

Jika sudah tinggal di dalam lingkungan yang sirkulasi udaranya sudah bagus dan terhindar dari polusi udara, bukan berarti Anda tidak perlu lagi menjaga kesehatan saluran pernapasan. Berolahraga dengan teratur merupakan anjuran yang sebaiknya dijalani karena akan memberikan efek positif pada lancarnya aliran darah sehingga nutrisi bagi sel-sel, jaringan, dan organ tubuh terpenuhi. Biasakan juga untuk melatih pernapasan agar paru-paru tidak kekurangan udara bersih untuk dialirkan pada seluruh jaringan tubuh.

Mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang kaya akan antioksidan juga sangat disarankan. Ini karena antioksidan dipercaya sebagai penangkal radikal bebas yang manjur. Jangan lupa untuk tetap beristirahat yang cukup setiap harinya agar sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik. Perhatikan juga pola hidup yar, baik dengan tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Selain itu, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan medis yang teratur untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya masalah paru-paru sejak awal.

Gunakan masker

Penggunaan masker, terutama untuk menjaga saluran pernapasan, terutama pada saat pandemi Covid-19, tidak hanya disarankan, tetapi juga wajib digunakan j Anda ingin tetap sehat dan menjaga diri dari kemungkinan tertularnya penyakit. Hal ini dapat dibuktikan dalam laporan ilmiah yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) beberapa waktu lalu.

Covid-19 dapat ditularkan oleh orang-orang tanpa gejala yang tidak menyadari dirinya terinfeksi. Kelompok ini diperkirakan bertanggung jawab atas lebih dari 50 persen penularan. CDC juga mengatakan, masker berguna untuk memblokade partikel sarat virus yang mungkin dipancarkan oleh orang yang terinfeksi.

CDC melakukan studi terhadap 124 rumah tangga di Beijing, China, yang setidaknya 1 orang memiliki kasus Covid-19 yang terkonfirmasi. Seperti yang sudah dilaporkan, ketika semua orang di rumah memakai masker sebelum orang yang terinfeksi mulai menunjukkan gejala, risiko penularan berkurang hingga 79 persen. Hasil studi tersebut menyimpulkan, orang-orang yang selalu memakai masker selama eksposur tinggi memiliki risiko 70 persen lebih rendah terinfeksi dibandingkan dengan mereka yang tidak memakai masker. Jadi, tunggu apa lagi, disiplin diri menggunakan masker jika Anda sayang pada diri sendiri dan keluarga. [AYA]

 

Sumber: Kompas. 14 Juni 2021. Hal.16