Surya.7 September 2013.Hal.4

Dolar AS yang sempat naik cukup tinggi dan hampir menembus 12.000 tetap membuat. Meski diredam oleh pemerintah, bahwa krisis ini tidak sama dengan tahun 1998, toh, banyaki yang menyangsikan.

Ciputra mengingatkan kewaspadaan para pelaku usaha properti. “Waspada” kata pemilik Ciputra Development dan Ciputra Group ini seperti dikutip kontan, Jumat (6/9).l

Menurut pria kelahiran Sulawesi tahun 1931 ini, kalau disebut keadaan ekonomi baik, mungkin saja sekarang masih baik. Tapi kalau keadaan ekonomi lebih jelek, sebaiknya para developer waspada.

Sekarang para pengusaha properti cenderung menunggu kepastian perekonomian di Indonesia. Jadi, langkah yang tepat harus diambil pemerintah segera memulihkan keadaan ekonomi di Indonesia. “Pasti kita mau sesuaikan (dengan keadaan ekonomi sekarang) kita wait and see.” Tutur Ciputra.

Pertumbuhan ekonomi akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan sektor properti. Selama atas lima persen, masoih dalam batas aman. Tapi bagaimana tahun depan, tidak jelas.

“Ada yang bilang enam persen, ada yang mengatakan 5,2 persen). Kalau diatas lima masih aman.” Tukas alumnus ITB Bandung ini. (hri)

Sumber: Surya.7-September-2013.Hal_.4