Latih Keberanian Siswa Buta Terhadap Air, Tim Dosen UC Bekali Siswa YPAB Peralatan Renang
2 Juni 2024
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Wiwit Purwanto
SURYA.CO.ID, SURABAYA – Berenang menjadi salah satu kemampuan yang sulit dikuasai anak buta. Untuk itu, tim dosen Universitas Ciputra (UC) memberikan bantuan inventaris perlengkapan berenang.
Bantuan diberikan setelah pembekalan berenang pada siswa di Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) di kolam hingga pantai.
Prof Christina Eviutami Mediastika ST PhD, Dosen Program Studi Arsitektur UC mengungkapkan upaya mengajak para siswa berenang adalah sebagai bentuk kepedulian UC agar para siswa bisa memiliki kegiatan di air yang menyenangkan dan aman.
“Siswa buta dibekali dengan pengetahuan dan juga ada pendampingan dari mahasiswa saat berenang,” terang Evi sapaan akrabnya, Minggu (2/6/2024).
Evi memaparkan tujuan utama kegiatan ini adalah agar keberanian siswa buta terhadap air dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka sehari-hari menjadi manusia yang mandiri (menguasai life-skill).
“Bagi mereka yang buta sejak lahir dan belum pernah melihat air, ketakutan itu ada dan harus diatasi dengan pengenalan terhadap air secara nyata dengan masuk ke dalam air secara sesungguhnya,” terang Evi.
Sebelum masuk ke kolam renang siswa buta diingatkan kembali tentang pelajaran fisika seperti tentang sifat air, berat jenis manusia yang lebih kecil dari air sehingga akan mengambang dalam air, juga paru-paru manusia hidup ada udara yang bersifat seperti pelampung yang mampu mengambang.
“Hal ini membuka wawasan siswa buta sehingga timbul rasa tenang dan berani mulai berenang,” imbuhnya.
Tak hanya mengajak para siswa berenang, Evi dan tim turut memberikan memiliki peralatan renang inventaris peralatan berenang, sehingga para siswa makin berani, aman dan nyaman berkegiatan di air.
“Oleh karenanya UC berupaya menyediakan pelampung renang pada YPAB, untuk dipergunakan pada kegiatan di air,”tegasnya.
Kepala Sekolah SMPLB-A YPAB Surabaya, Eko Purwanto menyambut hangat penyerahan fasilitas papan pelampung dan jaket pampung untuk bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh siswanya.
“Dengan adanya inventaris ini tentunya akan sangat mendukung program kemandirian siswa-siswa khususnya dalam hal berkegiatan di air,”pungkasnya.

