Jawa Pos 18 November 2013.Hal.28

SURABAYA – Ratusan pelajar SMK bakal mendapat pengalaman mengesankan. Selama sepuluh hari sejak kemarin (17/11), 125 siswa SMK se Jawa Timur di gembleng menjadi wirausahawan.

Program itu, antara lain, didasari pertimbangan bahwa selama ini lulusan SMK juga masih berkutat dalam upayah mencari kerja. “Karena itu, kami mengubah pemikiran bahwa siswa SMK bisa menjadi wirausahawan, bukan hanya pekerja,” ujar David. Mereka bakal belajar proses memulai bisnis hingga memasarkan produk.

Dikbud Jatim bersama Program S-2 Entrepreneurship Universitas Ciputra (UC) membuat program The Entrepreneur Experience. “Para sisa tidak hanya di berikan pelatihan teori, tetapi juga dididik merasakan jadi wirausaha dari level nol,” terang Dekan S-2 Entrepreneurship UC David Sukardi.

“Kami ajarkan tahap-tahap menjadi wirausahawan dengan mengajak mereka langsung praktik,” tambah David. Misalnya, kegiatan pertama mereka kemarin adalah berjualan sandal di kawasan Tugu Pahlawan. Mereka mendapat modal dari program tersebut. Kemudian, keuntungannya akan di gunakan untuk modal usaha mereka selanjutnya. Proses kreatif juga ditekankan dalam program tersebut. “Salah satunya, kami nanti mengajak mereka langsung ke pabrik untuk melihat hasil produksi kreatif,” jelas David. Diharapkan, nanti para siswa mampu menciptakan barang baru yang bernilai jual.

Di tempat terpisah, Kabid SMK dan Perguruan Tinggi Dikbud Jatim Gatot Gunarso membenarkan bahwa kemampuan wirausaha siswa SMK perlu ditingkatkan. “Saat ini 59 persen siswa di Jatim tingkat menengah ada di SMK. Jika mereka tidak di imbangi dengan kemampuan kewirausahaan, hasilnya tidak akan maksimal,” ungkap Gatot.

Skill saja memang ta cukup untuk membekali para lulusan SMK. “Karena itu, program wirausaha ini kami masukkan bidang studi produktivitas. Dengan begitu, mereka juga mampu membuka lapangan pekerjaan,” turutnya.

Sumber: Jawa Pos 18 November 2013